Alhamdulillah, Pangkep punya aplikasi zakat online

 

 

BeritaPangkep – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep melaunching aplikasi zakat online yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Kemenag, Selasa, 20 Juni 2017.

Kepala Kemenag Pangkep, Jamaruddin menjelaskan, pembuatan aplikasi zakat online ini adalah bagian dari persyaratannya dalam Diklatpim III yang sedang diikutinya. Dengan aplikasi ini, muzakki atau wajib zakat bisa melihat penyaluran dan jumlah zakat yang harus mereka bayar sesuai dengan penghasilan mereka setiap tahun.

“Aplikasi ini menanyangkan secara transparan. Kami berharap dengan optimalnya pembayaran zakat di Pangkep, kami bisa ikut ambil bagian dalam pemberantasan kemiskinan,” jelasnya.

“Data mustahil atau orang yang berhak menerima zakat juga ditanyangkan disitu. Sekali lagi harapan kami, semoga apa yang tidak tersentuh pemda bisa menjadi urusan kami,” lanjutnya.

Jamaruddin juga berharap kepada Bupati Pangkep untuk segera membentuk UPZ (Unit Pengumpul Zakat) ditiap instansi agar memudahkan pembayaran zakat di lingkup pemerintah.

Sementara itu Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid yang meresmikan aplikasi ini mengatakan, hadirnya aplikasi zakat online ini bentuk tanggung jawab Kemenag Pangkep dalam menyempurnakan agama Islam di Pangkep. Sebagai salah satu rukun Islam, kewajiban membayar zakat sama seperti kewajiban lain seperti salat.

“Kita semua diingatkan sama Kepala Kemenag, jangan sampai kita hanya ingat salat tapi lupa membayar zakat. Karena itu sama wajibnya, sama-sama rukun Islam,” kata Syamsuddin.

Ia sendiri menyatakan sudah menandatangani surat edaran kepada seluruh Aparatur Sipil Negara untuk membayar zakatnya setiap menerima gaji. “Ini tugasnya Pak Sekda untuk komunikasi dengan bank, supaya diatur bagaimana caranya setiap pencairan gaji langsung terpotong zakatnya,” pungkas Syamsuddin.