Pemulung cilik Pangkep, Tidak sekolah dan kadang pulang malam

Diposting pada 145 views
Pemulung cilik – Fika, 8 tahun dan Mawar, 6 tahun pemulung cilik di Kabupaten Pangkep

 

BeritaPangkep – Dua bocah perempuan kecil bersaudara, Fika, 8 tahun dan Mawar, 6 tahun memanggul kantong kresek biru yang berisi sampah plastik di pinggi sungai Pangkajene. Keduanya mengaku sudah berkeliling kota memunguti gelas dan botol pelastik bekas.

Kedua bocah ini tinggal bersama orang tuanga bersama lima saudaranya yang lain di Kampung Bonto Tene, Kecamatan Minasatene. Fika anak kedua dan Mawar anak keempat. Fika menuturkan, ia bekerja mencari sampah plastik bersama adiknya ini untuk membantu orang tuanya yang juga pemulung. Kerap kali ia memulung bersama bapaknya hingga ke Maros.

“Kakakku juga begini, mencari sampah plastik. Bapakku juga. Kalau mamaku di rumahji jaga adekku,” ujarnya, Rabub 21 Desember 2016.

Aktifitas memulungnya ini mengorbankan masa kecilnya seperti anak-anak lain seusianya. Tidak bermain apalagi bersekolah. Sejak pagi anak-anak ini keluar rumah dan kadang pulang senja bahkan malam hari. “Tidak sekolah ka, adekku juga,” ucapnya.