Periksa bendahara desa Taraweang, Kejari Pangkep : kas desa tinggal 100 ribu, kegiatan tidak ada

Diposting pada 1.431 views
Poster anti korupsi (google)

BeritaPangkep – Kejaksaan Negeri Pangkep terus mendalami dugaan korupsi pada dana desa tahap I untuk Desa Taraweang tahun 2016 yang diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Kasi Pidsus Kejari Pangkep, Ilham HR mengatakan pihaknya sudah memeriksa bendahara kantor Desa Taraweang. Dari pemeriksaan ini diketahui, bahwa setelah pencairan dana desa tahap I pertengahan 2016 lalu, pihak desa sudah mencairkan seluruhnya sebesar Rp600 juta.

“Kosong kas desa, tinggal Rp100 ribu disisa. Baru tidak ada kegiatannya, gaji pegawainya saja telat sampai empat bulan. Kami sudah panggil semua, tinggal kadesnya yang belum dipanggil,” kata Ilham beberap waktu lalu di kantor Kejari Pangkep.

Ilham beserta tim pidsus Kejari Pangkep sudah beberapa kali turun mengumpulkan data tambahan. “Anggaran dana desa 2016 yang sudah habis itu dan ini sementara dikerja disana. Kami tetap melanjutkan penyelidikan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD Kabupaten Pangkep, Arizal Hasan membenarkan hal itu. Namun Ical, sapaan akrabnya, menuturkan, pihaknya sudah memberikan sanksi dengan tidak mengucurkan dana desa tahap dua ke Desa Taraweang.

“Kita BPMPD sudah sanksi dengan tidak memberikan anggaran dan desa ditahap duanya di 2016, itu pelajaran. Tapi kalau kejaksaan mau memproses , kita tidak akan halangi, silakan saja” kata Ical.