Syamsuddin : jadi pejabat itu gratis, kenapa masih ada pungli?

Diposting pada 72 views
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid geram mendengar pungli marak lagi

BeritaPangkep – Terkait kembali maraknya isu pungutan liar, Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid geram. Ia mengaku mendengar laporan tersebut langsung dari masyarakat.
Syamsuddin menegaskan, tidak ada alasan bagi instansi dilingkup pemkab Pangkep memungut pembayaran terhadap program yang sudah digratiskan, apalagi kalau program tersebut menjadi visi pemerintah.

“Kalau ada pembayaran disekolah, jangan mau bayar. Lapor ke saya nanti diganti kepseknya,” kata Syamsuddin dihadapan penerima bantuan bedah rumah di ruang Bupati, Rabu 7 Desember 2016.

“Apalagi mereka diangkat jadi pejabat kepala dinas atau kepsek itu gratis, tidak ada yang bayar dan memang saya tidak minta  uang sama mereka sebelum dilantik jadi kepsek,” kata Syamsuddin.

Selain disektor pendidikan, Syamsuddin juga menyorot bantuan pertanian seperti pompa dan mesin. Sejumlah pihak, kata Syamsuddin, memanfaatkan bantuan tersebut untuk memunta uang kepada kelompok tani antara Rp5juta sampai Rp8 juta.

“Bantuan pompa dan traktor itu gratis. Pemerintah yang beli untuk masyarakat tani. Kalau ada yang minta alasan administrasi itu masuk kantong pribadi oknum,” kata Syamsuddin.