Anggota DPRD Pangkep berikan bantuan korban angin kencang

oleh -
Anggota DPRD Pangkep, Nurbaeni Lisa menyerahkan bantuan kepada korban angin kencang di Kecamatan Tondong Tallasa
Anggota DPRD Pangkep, Nurbaeni Lisa menyerahkan bantuan kepada korban angin kencang di Kecamatan Tondong Tallasa

BeritaPangkep – Angin kencang dan hujan deras yang sering terjadi dalam sepekan terakhir disejumlah titik di Kabupaten Pangkep mengakibatkan bencana sedikitnya empat rumah rusak diterjang angin. Dari empat rumah tersebut, satu diantaranya masuk kategori rusak berat.

Dari data Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, angin kencang pada Jumat lalu terjadi di dua kecamatan yaitu Minasatene dan Tondong Tallasa. Rumah milik Hatika di Kampung Patalassang, Kelurahan Bontokio, Kecamatan Minasatene mengalami rusak berat. Sementara rumah milik Sitti Maliha (62 tahun), Sanrang (63 tahun)  dan Muh. Yusuf (42 tahun) di Dusun Bantimurung Desa Bantimurung Kec. Tondong Tallasa mengalami rusak ringan. Kerusakan umumnya pada bagian dinding serta atap seng yang diterbangkan angin.

Anggota DPRD Pangkep, Nurbaeni Lisa yang turun membawa bantuan makanan menyatakan simpati kepada warga. Ia meminta, pemerintah dan kelurahan lokasi bencana segera merampungkan data kerugian para untuk diserahkan kepada pihak BPBD Pangkep.

“Saya sudah koordinasi dengan kepala BPBD, mereka tinggal tunggu proposal dari desa dan kelurahan soal data kerugian. Kalau proposalnya sudah masuk, nanti dikawal agar secepatnya terealisasi bantuan atas kerugian material akibat bencana,” kata Lisa sapaan akrabnya, Minggu, 4 Februari 2018.

Salah seorang korban, Sitti Maliha berharap bantuan yang dijanjikan segera terwujud. Ia mengatakan, dari puluhan seng rumahnya yang diterbangkan angin, banyak yang sudah tidak bisa lagin digunakan.  Ia menuturkan, setelah angin reda, ia bersama warga lain berupaya mengumpulkan seng dan balok yang masih digunakan untuk memperbaiki bagian rumahnya yang rusak.  “Semoga bisa secepatnya, agar kami bisa memperbaiki kembali rumah,” ujarnya.