APBDes Pangkep Diharapkan untuk Kesehatan dan Pendidikan

BUNGORO – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) mendorong pemerintah desa se-kabupaten Pangkep memaksimalkan anggaran desa untuk melayani kebutuhan dasar rakyat khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Hal itu ditekankan, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Zulfadli menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan pembinaan dan penyusunan APBDES 2020.

Kegiatan yang dihadiri kades sekabupaten Pangkep ini digelar di Bungoro, Pangkep, Kamis (16/1/2020). Kepada para kades, Zulfadli berharap agar dalam penyusunan APBDES 2020 ini, kegiatan-kegiatan untuk pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas.
Di bidang kesehatan, ia mengatakan, agar pemerintah desa menganggarkan pembentukan Rumah Desa Sehat (RDS) yang bertugas untuk merespon isu-isu kesehatan seperti perawatan ibu hamil dan pencegahan stunting. Selain itu, RDS juga berfungsi sebagai satgas desa jika terjadi bencana alam.
“Tolong dibentuk dan dianggarkan RDS. Salahsatu tugasnya juga yaitu pengelolaan data kesehatan warga. Kita bisa lihat dan tahu apa kebutuhan warga dibidang kesehatan,” kata Zulfadli.
“Bentuk, tunjuk petugas kesehatan senior, baik bidan maupun perawat di desa untuk jadi koordinator,” ujarnya.
Sementara itu, pemerintah desa juga bisa menganggarkan beasiswa untuk warganya. Untuk program ini, ia meminta kades untuk melihat Standar Biaya Umum (SBU) agar nilai beasiswa tetap sesuai dengan aturan.
“Pemdes sudah bisa memasukkan anggaran beasiswa bagi warganya yang berprestasi. Tinggal programkan saja. Pemdes bisa bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk penganggarannya,” kata dia.