Berburu bakul besar peringatan maulid nabi di kampung Tala-tala

Diposting pada 657 views

 

Penuh bakul — Peringatan maulid nabi di Kampung Tala-tala, Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, Pangkep

BeritaPangkep – Sejak pagi mesjid Babur Rahman, Kampung Tala-tala, Kelurahan Bonto Kio sibuk. Belasan lelaki berpeci yang menjadi panitia sibuk mengurus perayaan maulid Nabi Muhammad SAW yang selalu dirayakan dengan istimewa bagi warga.

Inilah perayaan maulid di kampung para pengusaha sop saudara. Para penjual sop saudara dari luar Pangkep, pulang kampung untuk ber maulid di kampung halamannya.

Yang unik dari peringatan maulid di Kampung Tala-tala juga adalah ukuran bakulnya yang tidak biasa. Jika biasanya bakul maulid dari ember ukuran kecil dansedang, di kampung ini bakul maulid adalah ember ukuran jumbo bahkan ada yang membawa lemari pakaian dan lemari dapur yang berisi beragam makanan.

Silih berganti warga dari dua kampung, Tala-tala dan Tamalalang datang membawa bakul maulid atas nama keluarga masing-masing. Bakul maulid berisi bermacam penganan khasnya, telur berwarna, ikan bolu, udang, songkolo, pisang ditambah camilan yang dibungkus dengan sarung atau selimut berhiaskan bunga plastik beragam warna.

Tidak seperti ditahun-tahun sebelumnya, peringatan maulid di Kampung Tala-tala digelar dipenghujung bulan Rabiul Awal, tahun ini digelar lebih cepat.

Bakul didaftar atas nama pemilik, disusun dan diberi nomor. Jelang salat duhur, mesjid yang tadi lowong, sesak dengan bakul maulid. Tak ada ruang, semua tempat hanya sarung yang membungkus bakul. Usai salat duhur di teras mesjid, lantunan puja-puji kepada rasulullah dalam kitab AL Barzanji dibacakan.

Ketua panitia maulid Mesjid Babur Rahman, Sabri mengatakan, peringatan maulid agi warga momentum maulid adalah silaturahmi momen berkumpul lagi dengan sanak saudara dan handaitaulan yang merantau didaerah lain.

“Mereka ini penjual sop saudara Makassar, Sidrap, Mamuju, Gowa, Bntaeng dan daerah lain, mereka pulang kampung untuk maulid. Selalu begini tiap tahun, sudah lama menjadi tradisi kami,” kata Sabri.

“Bukan semata tentang bakul ember dan telur, yang terpenting disini kebersamaan, semua yang datang dapat. Maulid menjadi juga ajang silaturahmi bagi warga,” ucapnya.

 

Dapat bakul – Peringatan maiulid nabi di Kampung Tala-tala, Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, Pangkep

Ratusan warga berkerumun disekitar mesjid menunggu pembagian bakul. Tak semua bisa masuk mesjid, panitia maulid dan pengurus mesji yang diberikan tanda pengenal khusus berstempel panitia. Disela-sela pembacaan Barzanji, panitia mulai membacakan nomor urut kupon untuk pembagian bakul. Suasana yang tadi hening menjadi ramai, dua pintu mesjid dikerumuni warga yang membawa kupon.

“Ada juga yang tidak bawa kupon, mereka biasanya bukan warga disini. Mereka juga akan dapat tapi setelah yang punya kupon, biar tertib,” ujar Aril, Sekretaris panitita.

Arus lalu lintas depan mesjid padat oleh kendaraan dan lalu lalang warga yang membawa bakul. PEmbagian bakul yang menurut panitia mencapai 500an buah baru selesai saat menjelang salat asar.

Peringatan maulid nabi di Kampung Tala-tala, Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, Pangkep