oleh

Bupati Pangkep menelepon menteri pertanian soal anjloknya harga gabah

BeritaPangkep – Menyikapi keluhan petani karena harga gabah anjlok, Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid bertindak cepat dengan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

“Saya sudah telepon pak menteri. Harga gabah yang turun ini sangat merugikan petani karena biaya produksi dengan hasilnya tidak sebanding,” kata Syamsuddin, Senin 2 April 2018.

Baca Juga : Harga gabah di Pangkep turun, petani merugi

Ia menuturkan, kedepan pemerintah pusat perlu memikirkan agar pembelian gabah bukan satu pintu melalui Bulog saja. Menurutnya sistem satu pintu penjualan gabah membuat petani rugi. Bupati dua priode ini mengaku, Pemerintah Kabupaten Pangkep siap membeli gabah petnai jika dibolehkan.

“Kita bisa siapkan uangnya, harus ada pembeli gabah diluar daripada bulog. Saya siap surati pak jokowi untuk mengusulkan ini,” ucapnya.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengaku mengetahui persoalan ini dari laporan camat dan lurah. Syamsuddin mengaku prihatin dengan kondisi ini. Masa panen yang hanya tiga pekan membuat petani harus menjual gabah secepatnya agar tidak rusak. Sementara disisi lain, harga juga sedang anjlok.

Komentar

Disarankan Untuk Anda