oleh

Bursa Inovasi Desa Wujudkan Desa Moderen Pangkep

Bursa Inovasi Desa Wujudkan Desa Moderen Pangkep

BeritaPangkep – Pemkab Pangkep dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa,  bersama Tim Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD), melaksanakan Bursa Inovasi Desa Se Kabupaten Pangkep, Kamis, 28 Desember 2017, di ruang Pola Kantor Bupati Pangkep.

Kegiatan tersebut menampilkan prodak inovasi yang ada di setiap desa, mulai dari kerajinan tangan, pembuatan cemilan dari ikan bandeng dan lain sebagainya.

Bupati Pangkep, H. Syamsuddin A Hamid, mengatakan, bangga dengan kegiatan inovasi desa yang dapat menampilkan sajian khas makanan dan kerajinan dari berbagai desa yang ada di wilayahnya, dia mau kegiatan yang dilakukan secara moderen ini dapat meningkatkan penghasilan masayarakat yang ada di desa.

“Yang punya masyarakat itu adalah desa, kami selaku pemerintah mendukung setiap program apa saja yang dapat mensejahterakan masyarakat,”.

Dia juga mengatakan terkait anggaran ADD yang rata-rata sekitar Rp 2 miliar, yang di kelola dibsetiap desa agar di gunakan secara maksimal dan baik, agar dapat memberikan peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

Saat ini, kata Syamsuddin, ada sekitar 80 ribu warga yang dikategorikan sebagai penduduk miskin menjadi peserta bantuan iuran BPJS kesehatan oleh pemerintah daerah.

Dan tersisa sekitar 6 ribu yang belum diakomodir dan tersebar di 13 wilayah kecamatan.

Olehnya itu, dalam upaya mengembangkan potensi masyarakat desa. Ia meminta para kepala desa untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), jika berhasil pemerintah daerah akan menambahkan permodalannya.

“Makanya saya mempercayakan sepenuhnya penggunaan ADD kepada para kepala desa, karena dengan keyakinan kini banyak diantara mereka memiliki pemikiran idialis untuk memakmurkan masyarakatnya,” kata Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE saat membuka bursa inovasi desa yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Pangkep.

Selain itu para Camat juga untuk lebih memperhatikan perkembangan wilayahnya dan awasi kegiatan para kades sehingga mereka punya kekuatan, sehingga potensi yang ada di desa bisa dikembangkan dan menjadi desa mandiri.

“Tetap semangat buat para kepala desa untuk berkreasi, semua organisasi perangkat daerah saya minta untuk mengalokasikan sebahagian anggarannya untuk dilaksanakan di desa dan berpihak kepada masyarakat. Tujuannya agar tiap satu sen anggaran pemerintah dapat menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan, Mustari Soba mengatakan, pengelolaan keuangan desa tetap menjadi perhatian, karena semakin banyak aparatur desa yang tersandung masalah hukum.

Olehnya itu pihaknya akan melibatkan semua masyarakat, pihak kepolisian, LSM dan serta instansi terkait, untuk membantu memantau pelaksanaan dana desa.

” Jadi saya meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan pembinaan kepada para kepala desa,”ujarnya.

Komentar

Berita Lainnya