Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana memberikan sambutan di lokakarya umpan balik pelayanan kesehatan

BeritaPangkep – Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana berharap kepada seluruh petugas kesehatan, khususnya yang bertugas di Puskesmas agar bekerja dengan baik untuk meningkatkan pelayan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Syahban dalam lokakarya analisa dan refleksi Umpan Balik Layanan Kesehatan di gedung Aisyiyah Kabupaten Pangkep, Kamis 8 Maret 2018. Kegitan ini digelar PD Aisyiyah Kabupaten Pangkep, Mampu, KOMPAK dan Australian Government.

Meski menurutnya, tingkat kepuasan masyarakt adalah sebuah hal yang subyektif, namun tugas pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik harus tetap nomor satu. Ia menuturkan, sebagai kebutuhan dasar, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pelayanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep, dengan mengalokasikan anggaran lebih dari 20 persen APBD 2018 untuk pelayanan kesehatan.

“Sebenarnya kalau merujuk ke anggaran yang lebih dari 20 persen APBD kita untuk kesehatan, tidak ada lagi keluhan dan masalah. Tinggal kita terus memperbaiki layanan kepada masyarakat,” ucap Syahban.

Ia berharap, hasil lokakarya ini menjadi rekomendasi kepada pemkab untuk dijadikan bahan evaluasi dalam pengambilan kebijakan disektor kesehatan dimasa yang akan datang.

“Saya berharap hasil lokakarya ini menjadi masukan ke pemerintah dalam bentuk rekomendasi. Saya imbau sama kepala-kepala puskesmas disini supaya lebih peduli, masa orang Australia peduli lalu kita malas-malasan,” ujarnya.

Ketua PD Aisyiyah, Sri Hajati Fachrul menjelaskan, mekanisme umpan balik dlam pelayanan kesehatan sudah dilaksanakan didua puskesmas, Minasatene dan Bowong Cineda sebagai pilot project. Dalam pelaksanaannya, masyarakt cukup antusias memberikan masukan dan kritikan terkait pelayanan yang mereka dapatkan.

“Dengan mekanisme umpan balik, masyarakat bisa memberi masukan, kritikan kepada petugas kesehatan. Untuk saat ini kita menggunakan instrumen kuesioner,” kata Hajati.

Ia berharap dukungan pemerintah yang lebih besar khususnya pengadaan sarana dan prasarana kesehatan diikuti dengan pelayanan prima ditingkat puskesmas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.