Dianggap bikin macet dan kotori kota, PKL Bungoro akan “ditertibkan”

Diposting pada 98 views

Pedagang Kaki Lima bungoro terancam digusur

BeritaPangkep – Sejumlah  Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan disisi ruas Jalan Tonasa 2, depan Lapangan Bungoro, akan ditertibkan oleh pemerintah. Keberadaan PKL dilokasi itu dinilai  memacetkan lalulintas 

Pemerintah Kelurahan Samalewa, langkah itu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan menjaga keamanan pengguna jalan. Selain itu keberadaan PKL dilokasi tersebut, dianggap memberi pemandangan yang tidak baik.

Hal ini disampaikan Sekertaris  Lurah Samalewa, Abdul Haris yang memimpin pertemuan bersama PKL, yang digelar di ruang aula pertemuan, Kantor Kecamatan Bungoro, Senin 13 Maret 2017.

“Diareal itu, memang ada larangan bangunan semi permanen untuk kebutuhan berdagang, makanya kami mengundang PKL dalam pertemuan ini guna membahas dan mencari solusinya. Biar bagaimana pun kita tetap kedepankan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Saat ini terdapat diareal itu, ada 5  bangunan semi permanen milik pedagang dan selebihnya PKL yang memiliki grobak . 

Rencana ini langsung diprotes para PKL. Salah seorang PKL, Daeng Liwang. Ia berharap ada solusi yang diberikan kepada PKL bangunan semi permanen.

 “Kita siap pindah. Tapi, Pemerintah juga harus berikan kami solusi. Bagaimana dengan kita yang sudah mengeluarkan modal banyak, lantas bangunan kami mau dibongkar begitu saja,” tandasnya.

Saat ditanyakan akan waktu dari realisasi wacana penertiban PKL tersebut. Abd. Haris, masih belum bisa memastikan waktunya. Ia mengatakan, jika wacana ini masih dalam tahap musyawarah bersama PKL dan akan membahas selanjutnya bersama pejabat kelurahan dan Pemkab Pangkep.