Dinas Perikanan Pangkep asuransikan seratus petambak

BeritaPangkep – Sebanyak seratus petani tambak di Kabupaten Pangkep diikutkan program asuransi. Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 18 tahun 2016 tentang Perlindungan Nelayan, Petani Tambak dan Petani Garam.

Untuk tahap awal,  Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep sudah menerima 48 kartu asuransi yang siap didistribusikan kepada petani tambak.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Andi Farida mengatakan, petani tambak yang bisa masuk dalam kategori perlindungan adalah petani tambak udang windu, udang vannamei maupun tambak campuran antara udang dengan bandeng atau polikuktur. Pihaknya sudah menyebar seratus usulan kepada petani tambak yang mengembalikan formulir baru 48 petambak.

“Sisa dari 48 orang ini masih dalam proses.  Kalau untuk 48 orang yang mengembalikan formulirnya sudah bisa mengambil kartu asuransinya,” kata Farida di ruang kerjanya, Jumat,  26 Januari 2018.

Program asuransi ini akan melindungi petani tambak berdasarkan hitungan luas tambak masing-masing petambak dengan nilai premi yang dibayarkan pertahun oleh kementerian sebesar Rp450 ribu. Jika terjadi gagal panen, para petani yang terdaftar bisa mengajukan klaim sesuai penyebab dari gagal panen tersebut.

“Isi pernyataan diantaranya jumlah luas tambak, jumlah bibit yang ditebar,  pupuk,  pakan,  dan membuat pernyataan pemberitahuan kerusakan. Langsung diproses pembayaran klaimnya,” ucap Farida.

Ia berharap program asuransi petambak ini bisa berjalan dengan baik seperti program asuransi nelayan yang sudah beberapa kali membayar klaim kesehatan dan kematian nelayan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.