Garam jadi Komoditi Andalan, Bupati Pangkep : Masyarakat Nikmati Hasilnya

0 35

Pangkajene, BP –  Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Pangkep, Kamis menggelar seminar hasil penelitian tentang potensi garam dan tatakelola budidaya dan pemasaran rumput laut. Kegiatan ini kerjasama Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Pangkep untuk budidaya rumput laut.

Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid SE, saat membuka seminar tentang potensi garam menjelaskan jika Pangkep sudah menjadi produsen garam di Sulsel selain Jeneponto. Namun pihaknya membuka diri jika memang perlu peningkatan terutama mutunya.

Selain itu garam menjadi komoditi andalan karena banyak dirasakan masyarakat dalam hal peningkatan taraf ekonomi masyarakat pesisir Pangkep.

Sementara itu seminar tentang rumput laut menghadirkan  tenaga penyuluh pertanian di daerah ini, juga Direktur Politani Negeri Pangkep, Dr. Darmawan MP. Ia mengungkapkan, faktor kekuatan yang dimiliki dalam pengelolaan usaha budidaya rumput laut di Pangkep, antara lain, peran pemerintah yang cukup tinggi dalam pengembangan usaha rumput laut.

“Faktor kelemahan yang berhasil teridentifikasi,antara lain, karakter fisik, kimia dan oseanografi lingkungan perairan Pangkep yang sangat variatif,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, peluang yang berhasil diidentifikasi, yakni komiditi rumput laut yang merupakan komoditas unggulan nasional dan daerah yang berada dalam rantai pasok global.
Beberapa kebijakan yang dapat dilakukan oleh pemda berdasarkan skala prioritas strategi, yakni peningkatan peran penyuluh dalam kegiatan bimtek dan pendampingan dalam kegiatan usaha budidaya dan pembentukan asosiasi pembudidaya dan pengolah rumput laut untuk mendukung penguatan kelembagaan petani pembudidaya rumput laut.

Kegiatan budidaya laut di daerah ini telah lama dilakukan masyarakat di daerah ini. Daerah yang intensif melakukan usaha budidaya rumputlaut di Pangkep terdapat di Segeri, Labakkang, Mandalle, Kalmas dan Ma’rang.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.