HUT Pangkep ke58 tahun; Bergerak wujudkan visi, saatnya keluar dari kemiskinan

oleh -
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid bersama Ketua PKK Kabupaten Pangkep, Rismayani Syamsuddin
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid bersama Ketua PKK Kabupaten Pangkep, Rismayani Syamsuddin

BeritaPangkep – Usia Pangkep pada 8 Februari lalu, genap 58 Tahun.Sebuah usia yang sudah tidak muda lagi. Hal ini menjadikan Pangkep sudah tumbuh dewasa sama dengan kabupaten lainnya di Sulsel. Dengan karakteristik yang dimilikinya, pegunungan, dataran rendah dan kepulauan, membawa potensi tersendiri.

Tak heran jika Pangkep memiliki dalam jajaran di kabupaten memiliki PAD tertinggi karena adanya industri PT Semen Tonasa dan beberapa industri marmer lainnya yang banyak menyumbang retrisbusi dan pajak. Namun dilain pihak, kata Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid beberapa waktu lalu di Pangkajene, daerah ini juga menurut sensus BPS 2017 lalu angka kemiskinan di wilayah ini juga tinggi sekitar 16 Persen.

Pemkab pangkep dengan 12 program unggulannya, diharapkan mampu menjadi stimulus untuk membantu keluar dari kemiskinan.

12 PROGRAM UNGGULAN MEMBANGUN DESA/KELURAHAN

  1. Bantuan irigasi, kolam air, bibit, alsintan, alat tangkap untuk petani & nelayan;
  2. Bantuan ketersediaan air bersih bagi masyarakat desa desa dan kelurahan;
  3. Bantuan penerangan jalan umum di desa/kel
  4. Bantuan sarana prasarana kesehatan;
  5. Bantuan spp mahasiswa perguruan tinggi;
  6. Bantuan bedah rumah di desa/kel;
  7. Bantuan sarana prasarana olah raga di desa/kelurahan;
  8. Bantuan keterampilan & pelatihan kerja di desa/kel
  9. Bantuan pasar desa, bumdes & permodalan;
  10. Bantuan sarana ibadah & keagamaan di desa;
  11. Tambahan penghasilan pns dan insentif desa;
  12. Percepatan sapra : penerangan, telekomunikasi, tranportasi, air bersih, kelautan perikanan di pulau

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid  menantang mahasiswa asal Pangkep khusus mahasiswa UIN agar menyampaikan idenya sehingga Pangkep dapat keluar dari tingginya angka kemiskinan.  Hal itu agar dapat membantu Pemkab yang sementara ini menggenjot pembangunan dan mengikis angka kemiskinan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Syamsuddin,  saat menghadiri pelantikan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pangkep (IPPM ) Pangkep periode 2017/2018. Ia mengharapkan agar mahasiswa dapat mengeluarkan saran dan pendapatnya dan membantu instansi terkait pemkab untuk dapat menjalankan programnya untuk perlahan-lahan mengurangi angka kemiskinan. Apalagi Pangkep dalan tahun 2017 lalu masih tertinggi angka kemiskinannya di Sulsel.

Perhatian pemkab selama ini untuk mahasiswa sudah banyak dirasakan dengan adanya program pembayaran SPP bagi mahasiswa asal Pangkep sebanyak 4.066 orang yang tersebar di puluhan perguruan tinggi  negeri dan swasta yang ada di berbagai daerah di Indonesia.  “Sudah saatnya mahasiwa memberikan ide cemerlangnya kepada pemkab, dan berharap agar mahasiswa segera dapat menyelesaikan kuliahnya, “pinta Syamsuddin di hadapan puluhan mahasiswa IPPM Pangkep di aula rumah jabatan Bupati,  Minggu akhir Januari lalu.  (RILIS HUMAS PEMKAB PANGKEP)