Enam pasang remaja terciduk bermesraan dalam kamar indekos diamankan

BeritaPangkep – Atas laporan warga tentang aktifitas indekos dalam lorong jalan Coppo Tompong, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkejene yang dijadikan tempat mesum oleh sejumlah remaja, Polres Pangkep mengambil sikap tegas. Jumat 9 Februari 2018 dilakukan penggerebekan didalamnya ditemukan enam pasangan muda yang sedang bermesraan.

Keenam pasangan ini pasrah digiring ke Mapolsek Pangkajene lalu dibawa ke Mapolres Pangkep. Parahnya,  rata-rata yang diamankan ini masih berusia belasan tahun,  berstatus pelajar SMP dan SMA. Salah satu dari remaja perempuan yang berseragam sekolah mengaku berusia 14 tahun. Dikantor polisi, ada yang tertunduk malu ada juga yang berusaha santai sembari menebar senyum.

Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko dihadapan para remaja beserta orang tuanya yang dipanggil ke kantor polisi mengaku miris dengan kelakuan para remaja.

“Awalnya dari informasi yang disampaikan masyarakat, lalu saya perintahkan anggota untuk ke lokasi, dari 8 kamar kos 6 diantaranya berisi pasangan remaja tersebut. Dari interogasi petugas, sebagiannya ada yang sudah melakukan sebagiannya baru akan melakukan,” ujar Bambang.

Polisi juga mengamankan dua orang pemilik indekos tersebut. Kepada polisi,  mereka mengaku,  biaya untuk sewa kamar dengan durasi satu jam para remaja hanya membayar Rp30 ribu sampai Rp40 ribu. Dari indekos mesum ini,  polisi menemukan satu kantong kondom.

Kapolres mengajak semua pihak terkait untuk menangani persoalan moral ini secara terpadu. Menurutnya,  persoalan peningkatan moralitas tidak cukup dengan semata mengandalkan penegakan hukum. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepala sekolah, lurah, pemerintah kecamatan dan Bupati untuk datang ke Polres, agar ada efek jera bagi pelaku.

“Kami juga melibatkan stakeholder terkait dan semua yang punya kewenangan, kompetensi, agar bagaimana meningkatkan moralitas anak-anak muda di Pangkep,” ungkap Bambang.

“Mulai besok kita sama-sama jalan turun ke lapangan untuk memantau dan memastikan tidak ada lagi yang seperti ini. Kalau masih ada indekos yang melanggar,  saya minta pemda untuk cabut ijinnya,  tutup usahanya,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.