oleh

Ketua DPRD Pangkep : Pilihan boleh beda tapi jangan ada perpecahan

BeritaPangkep – Ketua DPRD Pangkep, Andi Ilham Zainuddin mengatakan, masyarakt Pangkep sudah terlatih menghadapi berbagai macam pemilihan dengan baik. Ia meyakini masyarakat Pangkep akan menghadapi pilgub Sulsel 2018 dengan damai tanpa ada perpecahan.

“Kita sudah terlatih menghadapi pemilihan. Memang, pilgub hakikatnya pertarungan tapi tidak boleh ada perpecahan karena perbedaan. Intinya jangan saling mencederai,” kata Ilham dalam Cooffe Morning bersama sejumlah tim pemenangan cagub, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan jurnalis di RJ Cafe jalan Andi Mauraga, Pangkajeene, Kamis 5 April 2018.

“Saya apresiasi diskusi seperti ini. Harapannya dengan komitmen damai akan mengantarkan kita pada persatuan. Kalau ini dikawal, Pangkep bisa jadi pilot project pilkada aman,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Front Pembela Islam Pangkep, Aco Paranrangi yang menjadi moderator diskusi mengatakan tujuan diskusi ini untuk meneguhkan komitmen menjaga situasi Pangkep agar tetap kondusif dalam pilgub. “Jadi kita ingin ikut membangun kesadaran masyarakat bahwa perbedaan pilihan dalam politik itu bukan alasan untuk saling memusuhi dan berpecah belah,” ujarnya.

Baca Juga : Aktivis : Isu perempuan, anak dan disabilitas tidak jadi perhatian para kandidat gubernur

Baca Juga : Blusukan ke pasar, NH disambut antusias pedagang dan pembeli

Akademisi DR Alwi Fatahillah, mengatakan, Pangkep yang terlahir sebagai daerah yang penuh perbedaan baik suku, maupun letak geografis antar wilayah. “Di pasar, pembeli menawar pakai bahasa Bugis dibalas pedagang pakai bahasa Makassar, itu biasa di Pangkep. Karena daerah ini memang terlahir dengan berbagai perbedaannya,” kata Alwi.

“Pilkada suatu keharusan sebagai jalan memilih pemimpin. Kita boleh berbeda disitu, tapi siapapun yang terpilih kita tetap menjadi diri kita sendiri, Alwi tetap Alwi, Aco tetap Aco tak ada yang berubah” ucapnya.

Rencananya, diskusi yang dihadiri seluruh tim pemenangan cagub tingkat Kabupaten Pangkep, pimpinan ormas dan aktivis perempuan ini akan dilanjutkan dengan deklarasi ikrar pilgub damai besok, Jumat, 6 April.

 

Komentar

Disarankan Untuk Anda