BeritaPangkep – Konsulat Jendral Australia di Makassar, Richard Mathew, bersama 30 peneliti dan pengusaha Australia berkunjung ke Pulau Salemo kecamatan Liukang Tupabiring Utara.

Kunjungan mereka ingin melihat langsung pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)  dan kehidupan masyarakat pulau dengan menggunakan listrik tenaga surya, Rabu 28 Maret 2018.

Saat berkunjung,  ia melihat langsung pembangkit listrik tenaga surya yang ada di pulau Salemo. PLTS yang digunakan warga sejak tahun 2011 lalu kini telah dimanfaatkan warga untuk keseharian. Jika sebelumnya,  kata Umar,  Kades setempat, warga menikmati listrik dengan PLN hanya pada jam 18.00 hingga pukul 03.00 wita,  dan selanjutnya dengan  menggunakan PLTS.

Saat berdiskusi,  dengan warga. Richard menjelaskan kedatangannya dengan membawa peneliti dan investor dari Australia ke pulau agar mereka tertarik dengan kehidupan masyarakat pulau.  Ia berharap,  pihak investor dapat tertarik dengan potensi alam di pulau Pangkep.

Sedangkan Umar, kades menjelaskan jika warga masih banyak mengeluhkan tentang kemampuan listrik tenaga surya yang masih lemah. Sehingga warga yang menggunakan kulkas dan untuk ekonomi lainnya tidak dapat diandalkan.

Warga pun masih mengeluhkan pemanfaatan PLTS yang kurang maksimal dibandingkan listrik dari PLN. Beban siang hanya 35 Kilo Watt dan beban malam 60 kilo watt.  Warga yang menggunakan PLTS sebanyak 400 rumah.  Kunjungan konjen Australia didampingi Kapolres, AKBP Bambang serta Kejari dan Firmansyah Subhan (Rilis Humas Pemkab Pangkep : Rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.