Galau listrik belum merata, pemuda ini ciptakan pembangkit listrik non migas

Diposting pada 705 views

BeritaPangkep – Berawal dari kegalauan melihat kondisi masyarakat wilayah terpencil.yang belum merasakan fasilitas listrik, Aco Parenrengi seorang pemuda Pangkep berkreasi menciptakan mesin pembangkit listrik tanpa bahan baku Minyak dan Gas (Non Migas).

Bersama sejumlah teman, ia mendirikan Tim Riset HypnoTeck for Succes H4S Kabupaten Pangkep yang diketuainya. 
Ia menjelaskan, sstem kerja dari Pembangkit Listrik Non Migas ini sendiri dengan menggunakan konsentrasi Teknologi Kumparan Magnet. Konsep kerja dari Magnet ini saling tolak menolak dari putaran, sehingga mampu menghasilkan putaran yg menghasilkan listrik.

“Jadi mekanismenya dari perputaran magnet tapi magnet tersebut harus melewati settingan agar bisa saling menolak dan perputarannya terus berlangsung. Tidak mudah menghasilkan energi dari magnet karena proses tolak menolak magnet tersebut tidak berlangsung lama dan perputaran bisa berhenti karena adanya efek Interplanetary Magnetic Field ( IMF ),” jelasnya Aco.

Dia menambahkan, dengan riset yang lama timnya mampu mengalihkan atau merekayasa efek IMF sehingga perputaran magnet terus berjalan dan menghasilkan aliran listrik. Teknologi pembangkit listrik ini mampu menghasilkan Listrik sampai 1 juta watt dan yang paling rendah 5000 watt.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tertarik pada proyek tersebut. Bantuan modal dan potensi memenuhi energi listrik dari meain tersebut sangat menjanjikan. “Sudah ada beberapa perusahaan tambang yang melirik proyek kami ini. Pemerintah Kaltim pun sangat antusias. Meski begitu, kami juga tidak akan lupa dimana asal muasal ide pembuatan kami ini terbentuk. Kami siap mengabdi untuk Kabupaten Pangkep jika suatu saat riset kami dibutuhkan,” katanya. 

Namun sayang, riset yang telah sukses mereka lakukan tersebut rupanya tak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, utamanya Pemda Pangkep. Padahal para Pemuda Kreatif ini melakukan riset atas dasar wilayah hampir 50 persen wilayah di kabupaten Pangkep masih kekurangan tenaga listrik utamanya di wilayah kepulauan.

“Ada alasan kenapa kami putra daerah  fokus denga teknologi ini. Soalnya wilayah pelosok di indonesia masih kurang terpenuhi Listrik, khususnya di pulau pulau di wilayah Kabupaten Pangkep. Listrik di sana hanya mampu dialiri empat jam itu pun masih banyak menggunakan generator bahan bakar migas,” pungkasnya.