Pawakang, dipasang semalaman ikan gabus masuk perangkap

Diposting pada 6.854 views


BeritaPangkep – Pawakang, begitu warga Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro dan sekitarn menyebutnya. Pawakang adalah sebuah alat tangkap ikan yang dibuat dari bambu dengan jaring dan mata kail. Cara pakainya pun sederhan, cukup diberi umpan dan dipasang di sungai.

Alat ini merupakan perangkap ikan tradisional yang sudah lama di manfaatkan oleh para penangkap ikan.

Pawakang terbuat dari bambu yang di raut dan di potong hingga panjang sekitar 30 sampai 40 cm dan lebar sekitar 10 cm kemudian di ikatkan tali dan ujung tali di pasangkan kail mata pancing.

Cara pakainya pun sangat sederhana, kail di pasangkan umpan biasanya katak, ikan berukuran kecil atau udang. Kemudian pakawang di tancapkan di muara sungai atau di pematang sawah.

Pawakang, perangkap ikan gabus

Perangkap ikan tradisional ini biasanya dipasang pada saat malam hari baik. Karena sederhanyanya, bukan hanya orang dewasa, anak anak pun mampu memasang pakawangnya. Pawakang dipasang semalamam, pagi hari warga tinggal mengambil ikan yang terperangkap. 

Ikan gabus dan lele merupakan jenis ikan yang paling sering terjerat di pawakang. Karena jenis ini banyak di musim hujan, pawakang juga sangat efektif di musim hujan.

Terkadang umpan yang di pasang di makan oleh ular, biawak atau hewan lain yang tak di harapkan.

Entah kapan alat ini mulai digunakan warga, yang jelas dari pengakuan warga, Pakawang merupakan warisan nenek moyang yang ramah lingkungan. 

Penulis : Asfar Art