29.7 C
Pangkajene
Jumat, Oktober 30, 2020

Pemkab – DPRD Pangkep Lakukan Penyesuaian Anggaran dalam APBD Perubahan 2020

PANGKEP, BeritaPangkep.Com – Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid mengatakan, Pemda dengan DPRD Kabupaten Pangkep melakukan penyesuaian sesuai kondisi ril keuangan dalam penyusunan dan pembahasan RAPBD Perubahan 2020.

Untuk itu dalam APBD perubahan ini Pemda dan DPRD Pangkep telah menyepakati kebijakan umum perubahan APBD, serta prioritas dan plafon anggaran sementara tetap memprioritaskan program unggulan dan penanganan Covid-19.

Hal ini disampaikan Syamsuddin didepan Sidang paripurna yang berlangsung di ruang sidang A kantor DPRD Kabupaten Pangkep, Selasa (29/9/20). Paripurna ini mengagendakan pandangan umum fraksi terhadap APBD Perubahan 2020.

“Dengan memperhatikan program kegiatan yang strategis guna percepatan pemulihan ekonomi sehingga terdapat beberapa perubahan, baik pada komponen pendapatan, belanja maupun pembiayaan,” kata Syamsuddin.

Sementara fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep sepakat untuk melanjutkan pembahasan ranperda APBD perubahan 2020. Dalam pemandangan umum fraksi, secara bergantian juru bicara fraksi membacakan pemandangan umumnya.

Juru bicara Fraksi Partai Golkar, Alfian Muis menyarankan agar pada anggaran perubahan disiapkan anggaran antisipasi bencana. Selain itu, setiap OPD menyiapkan anggaran untuk pencegahan stunting. Hal yang sama disampaikan juru bicara Fraksi Karya Pembangunan, Sahrul.

“Agar semua rencana pada APBD pokok yang ditunda, agar dimasukkan dalam APBD Perubahan. Fraksi Karya Pembangunan setuju Ranperda untuk dibahas lebih lanjut,” kata Syahrul

Dalam APBD perubahan 2020 ini pendapatan daerah berubah menjadi Rp1, trilyun 347 milyar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp1 trilyun 422 milyar. Berkurang sebesar Rp75 milyar.

Belanja daerah berubah menjadi Rp1 trilyun 408 milyar, dari anggaran sebelumnya sebesar Rp1 trilyun 430 milyar. Berkurang sebesar Rp22 milyar lebih. Belanja tidak langsung menjadi sebesar Rp832 milyar, dari anggaran sebelumnya sebesar Rp833 milyar. Berkurang sebesar Rp841 juta.

Belanja langsung berubah menjadi sebesar Rp575 milyar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp597 milyar. Berkurang sebesar Rp21 milyar.

Ikuti Kami

7,369FansSuka
2,030PengikutMengikuti
448PengikutMengikuti
10,245PelangganBerlangganan