29.7 C
Pangkajene
Jumat, Oktober 30, 2020

PMII Pangkep Aksi Tolak Omnibus Law

PANGKAJENE, Berita Pangkep – Aksi penolakan terhadap Undang-undang Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) terjadi di Kabupaten Pangkep. Organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonsia (PMII) Cabang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan aksi demo di perempatan Taman Musafir, Jalan Poros Trans Sulawesi, Kelurahan Padoang-Doangang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Maros, Rabu, 7 Oktober, 2020.

Puas menuutp sebagian badan jalan, massa yang membawa spanduk serta poster yang berisi kecaman atas UU Cipatker melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Pangkep dengan berjalan kaki.

Dalam orasinya, Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Dandi Aditya menegaskan, bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pengesahan Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Menurutnya UU Cipta Kerja tidak pro terhadap buruh dan rakyat kecil

Massa PMII mendesak agar presiden tidak menandatangani RUU Cipta Kerja, dan mengeluarkan Perpu Pembatalan Omnibus Law. Mereka juga menuntut agar DPRD Pangkep menyatakan sikap penolakan kepada DPR RI atas pengesahan UU Ciptaker atau Omnibus Law.

“Kami juga mendesak agar DPRD Kabupaten Pangkep menolak Omnibus Law, sebagai bentuk keberpihakan terhadap rakyat, dan pemerintah membuka ruang partisipasi untuk masyarakat, dalam setiap penyusunan dan perubahan kebijakan,” ujar Dandi.

Sementara itu pihak pengamanan kepolisian, menurunkan sebanyak 90 personil. “Kurang lebih kami menurunkan sebanyak 90 personil untuk melakukan pengamanan,” kata Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol M Zakir.

Ia pun berharap agar aksi bisa berjalan damai, dan tidak ada kericuhan. “Intinya aksi ini tetap berjalan baik, dan tidak terjadi kericuhan,” tutupnya.

Ikuti Kami

7,369FansSuka
2,030PengikutMengikuti
448PengikutMengikuti
10,245PelangganBerlangganan