Pertamini dinyatakan ilegal

BeritaPangkep – Kepolisian Resor Pangkep menyegel sejumlah SPBU mini yang beroperasi dibeberapa wilayah di Kabupaten Pangkep. Penyegelan ini terkait keberadaan SPBU mini atau biasa dinamakan pertamini ini yang tidak memenuhi standar dan belum mengantongi surat izin operasi.

Mengenai hal itu, Polres Pangkep juga sudah mengundang instansi terkait untuk rapat diantaranya, Pertamina, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Kajari, Ketua PN dan Bupati.

Saya mengajak stake holder terkait utk membicarakan masalah itu. Dari hasil pertemuan ini disimpulkan bahwa tidak ada izin pertamini yang akan diterbitkan.

“Pertamini ambil BBM subsidi di SPBU Pangkep lalu diangkut menggunakan jerigen, sebagian dituang ke drum dalam pertamini lalu sisanya disimpan dalam rmh. Lalu bagaimana segi keamanannya? Siapa yang bisa menjamin bwh solar dari SPBU tidak dijual ke industri oleh pertamini dan yang ketiga, siapa yang menjamin bahwa takaran pertamini adalah benar? Krn Dinas Meteorologi tidak bisa melakukan uji tera terhadap pertamini karena dianggap ilegal,” jelas Bambang.

Ia membantah jika kebijakan ini dianggap mengahalangi upaya mendekatkan pelayanan BBM kepada masyarakat. Bambang menyayangkan surat izin yang diterbitkan oleh pemerintah kecamatan dan kelurahan kepada pengusaha pertamni. “Lurah dan camat tdk punya kapasitas terbitkan izin pertamini, karena itu terkait migas, hal itu yg disampaikan pihak pertamina. Bahkan pemkab saja gak berani keluarkan izin pertamini,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.