BeritaPangkep – Polres Pangkep menggelar apel pasukan guna pengamanan tahapan kampanye Pemilihan Gubernur 2018 yang akan dimulai 15 Februari mendatang. Apel ini juga untuk memastikan kesiapan penyelenggara pemilu, diantaranya KPU dan Panwas.

Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko menuturkan, bahwa polisi juga mempunyai kewajiban yang sama dengan penyelenggara pemilu untuk mengawal dan menjaga keamanan dan ketertiban di Pilgub 2018.

“Sama dengan KPU dan Panwas, polri juga mempunya kewajiban yang sama untuk menjaga jalannya pilgub dengan aman tertib tanpa gesekan,” ujar Bambang, Rabu 14 Februari 2018.

Dikatakan Bambang, apel yang digelar di pelataran Mapolres Pangkep pagi tadi juga diikuti oleh penyelenggara dan unsur muspida di Pangkep. Tujuannya tak lain adalah untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana menghadapi tahapan kampanye yang akan berlangsung selama 129 hari.

Hanya saja kata Bambang, jika nanti terdapat pelanggaran yang terjadi mengirigi tahapan pemilu, sebelum ke Polisi, proses awal ada di Panwas, untuk melakukan verifikasi terhadap dugaan pelanggaran.

“Di verifikasi oleh Panwas dulu, lalu masuk gakkumdu, dimana dalam Gakumdu tersebut ada Panwas, Kejaksaan dan Polisi. Verifikasi oleh Panwas itu penting untuk memastikan, karena belum tentu semua dugaan itu benar,” ungkap Bambang.

Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko pimpin Apel Pengamanan Kampanye dan Pengucapan Ikrar Pilkada damai 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.