BeritaPangkep – Sekab Pangkep, Drs. Andi Yatrib Pare, meluncurkan program pengelolaan budidaya tambak berbasi kawasan di area pertambakan di Kelurahan Bontolangkasa kecamatan Minasa Tene, Selasa (15/5).

Didampingi Kadis , Sulkaf Latif, bersama Kadis Perikanan Pangkep, Hj. Andi Farida, selanjutnya mengahak masyarakat petambak yang ada di Pangkep untuk dapat menerapkan model budidaya yang baru ini. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktifitas utamanya untuk udang dan ikan bandeng.

Farida menjelaskan untuk model baru ini, petambak dalam suatu area di berikan pemahaman untuk melakukan budidaya secara bersamaan. Misalnya menabur bibit dan pemupukan secara bersamaan serta pengelolaan air yang juga bersama. Ini sangat berguna untuk mengurangi resiko penyakit dan juga menjaga harga ikan agar tetap stabil.

Untuk tahap pertama, seluas 30 ha tambak ikan bandeng di Bontolangkasa menjadi model percontohan. Di kecamatan Minasa Tene terdapat 500 ha tambak dari total tambak di Pangkep mencapai 1.300 ha. Hasil dari tambak ini umumnya ikan bandeng dan udang namun belakangan ini juga sudah ada rumput laut.

Sulkaf Latif, sangat mendukung pemkab Pangkep menerapkan model budidaya secara kebersamaan dan menganut asas gotongroyong. Dalam acara itu juga diberikan bantuan bibit ikan sebanyak 100 ribu ekor kepada beberapa kelompok petambak termasuk Massere .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.