Terisolir diatas gunung, warga Kampung Buung butuh akses jalan

Diposting pada 656 views
warga Kampung Buung terisolir (foto beritapangkep.com)

 

BeritaPangkep – Ratusan warga Kampung Buung, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep hingga saat ini masih hidup kesulitan. Lokasi kampung yang berada diatas gunung membuat warga hidup dalam keterbatasan.

Untuk sampai ke Kampung yang dihuni lebih kurang 300 jiwa ini, ada dua akses jalan yang berat. Jalur pertama melalui Desa Bulu Tellue, Kecamatan Tondong. Butuh waktu paling cepat dua jam melewati sawah, hutan dan gunung untuk sampai ke Buung.

Jalur lain yaitu lewat jalan potong, warga menyebutnya lorong, Jalur ini tembus ke jalan menuju desa Bakka yang dirintis melalui program TMMD beberapa tahun lalu. Jalur yang kedua ini biasa dilalui sepeda motor, tapi dimusim hujan warga takut karena jalan licin.

Ketua RK Kampung Buung, Muhammad Arif menyatakan, warga sangat membutuhkan akses jalan yang baik. Ia menuturkan, warga Bungg umumnya berprofesi sebagai petani biasanya ke kota untuk menjual hasil pertanian. Tpai karena beratnya medan, mereka hanya bisa menjual sedikit demi sedikit hasil panen mereka.

“Beginimi pak, kita jual beras paling satu karung 50 liter yang bisa kita angkut satu kali turun ke kota. Itu hasilnya tidak seberapa dibanding perjalanan dari kampung,” kata Arif, Sabtu 25 Februari 2017 kepada Berita Pangkep.

“Seandainya ada jalan, biar jalan motor saja, mungki kami bisa menjual lebih banyak lagi atau pembeli bisa lebih mudah masuk ke Buung,” harapnya.

Selain persoalan ekonomi, sulitnya akses menuju Kampung Buung juga membuat pembangun lambat. Hanya sekolah dan mesjid bangunan semi permanen di Kampung ini, selebihnya bangun non permanen. Warga berfikir seribu kali untuk membangun rumah permanen. Untuk angkutan material bahan bangunan saja biayanya sama dengan harga barangnya. (SUB)