29.7 C
Pangkajene
Jumat, Oktober 30, 2020

Tinjau Rel KA Barru dan Pangkep, Wamen ATR/BPN : Kebanggaan Bangsa Indonesia

MANDALLE, BeritaPangkep – Wakil Menteri/Wakil Kepala Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra meninjau pembangunan rel kereta api di dua kabupaten yakni Barru dan Pangkep. Dalam kunjungannya ia mengunjungi Stasiun Tanete Rilau Barru, proyek rel batas Barru-Pangkep dan pembangunan rel di Desa Coppo Tompong, Kecamatan Mandalle, Rabu (14/10/2020).

Surya mengatakan, proyek pemabngunan rel kereta api ini bukan hanya kebanggaan pemerintah daerah atau kementerian terkait yang terlibat dalam pembangunannya. Menurutnya rel kereta api ini merupakan kebanggaan bangsa Indonesia.

“Bukan cuma pemkab Barru atau Pangkep, disini ada tangan Kementerian Perhubungan, Pengadilan, Polres, TNI dan banyak lagi, ini kolaborasi istimewa,” kata Surya

“Kereta api yang ada di Jawa dan Sumatera sekarang itu dibangun pemerintah Belanda dan tidak pernah kita sebagai bangsa merdeka membangun rel kereta api lagi. Ini yang pertama. Saya yakin, dengan jadinya nanti kereta api disni maka peradaban baru akan dimulai,” terangnya.

Sementara itu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, Jumardi¬†¬†menjelaskan, saat ini pembebasan lahan untuk Pangkep sudha mencapai 71 persen dengan progres konstruksi mencapai 40 persen. Ia optimis seluruh proses pengadaan lahan rel di wilayah Pangkep akan rampung tahun ini. “Kedepan akan semakin cepat prosesnya karena uangnya sudah ada dipengadilan. Tinggal konsinyasi,” ujarnya.

Sekedar diketahui, pembangunan jalur KA Makassar-Parepare sediri rencananya punya panjang track 142 km dengan 16 stasiun, dan dimulai sejak 2014 pada tahap I sepanjang 16,1 km di Barru, dan tahap II mulai 2015 sepanjang 51,1 km, tahap III Pangkep 40,5 km, tahap III Maros 22,5 km, dan tahap IV 2017-2019 sepanjang 4,9 km.

Ikuti Kami

7,369FansSuka
2,030PengikutMengikuti
448PengikutMengikuti
10,245PelangganBerlangganan