Jakarta, PANGKEP NEWS
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti bahwa pembangunan harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya di kota-kota besar. Menurutnya, pemerataan ini penting untuk menghindari kecemburuan antar daerah.
“Di Indonesia ada 38 provinsi dan 98 kota, namun kita juga memiliki 416 kabupaten. Semua wilayah ini penting. Jika tidak diperhatikan, penduduk di kota akan merasa iri jika pembangunan hanya terfokus di wilayah perkotaan,” ujarnya dalam sambutannya di Konferensi Internasional tentang Infrastruktur di JICC Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (11/6/2025).
Tito juga menguraikan beberapa prioritas dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, seperti sumber air, sistem transportasi, dan jaringan jalan.
“Sumber air sangatlah penting karena air adalah sumber kehidupan. Selain itu, sistem jalan raya, transportasi darat, udara, dan laut juga sangat vital, terutama karena Indonesia adalah negara kepulauan dengan populasi terbesar keempat di dunia,” jelasnya.
Mengenai transportasi, Tito menekankan peran penting transportasi udara untuk menghubungkan berbagai daerah dan pulau di Indonesia, karena dianggap lebih cepat dan efisien.
“Itulah sebabnya transportasi udara sangat penting,” tegasnya.
Oleh karena itu, Tito menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang mendukung transportasi udara seperti industri penerbangan, bandara, dan fasilitas lain untuk mempermudah akses ke bandara.
Selain itu, Tito juga menyebutkan potensi pembangunan terowongan bawah tanah yang dapat menghubungkan pulau-pulau di Indonesia.
“Seperti terowongan yang menghubungkan Inggris dengan Prancis, atau China dengan Hong Kong. Mungkin suatu hari kita bisa melakukannya, tentu dengan biaya yang besar dan teknologi yang canggih,” tuturnya.
Pembangunan infrastruktur ini tidak hanya bertujuan untuk menghubungkan pulau-pulau, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan di daerah. “Pembangunan bendungan, sistem irigasi, dan jaringan distribusi sangat penting untuk menjamin keamanan pangan, kesejahteraan, pengendalian banjir, dan distribusi,” tambahnya.