Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia
Jumlah penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan sejak masa kemerdekaan. Saat ini, angka tersebut hampir menyentuh 300 juta jiwa.
Saat sensus penduduk pertama kali dilakukan pada tahun 1961, Indonesia memiliki populasi sekitar 97,08 juta jiwa. Kini, populasi tersebut diperkirakan akan mencapai 284,44 juta jiwa pada tahun 2025. Ini berarti, populasi Indonesia telah meningkat tiga kali lipat.
Selama enam dekade terakhir, jumlah penduduk Indonesia bertambah puluhan juta setiap dekade. Pertumbuhan signifikan terjadi antara tahun 1980 hingga 2010, ketika populasi melonjak dari 147,49 juta menjadi 238,51 juta jiwa. Namun, laju pertumbuhan mulai melambat.
Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Sensus Penduduk yang dilakukan setiap 10 tahun mencatat rata-rata laju pertumbuhan penduduk antara 1961-1971 sebesar 2,10%, meningkat menjadi 2,31% pada 1971-1980.
Namun, mulai periode 1980-1990, laju pertumbuhan menurun menjadi 1,98%, dan kembali melandai menjadi 1,44% pada 1990-2000. Meski sempat naik sedikit menjadi 1,49% pada 2000-2010, angka ini kembali ditekan menjadi 1,25% pada 2010-2020.
Walaupun laju pertumbuhan menurun, angka absolutnya tetap besar. Hasil Sensus Penduduk 2020 mencatat jumlah penduduk mencapai 270,20 juta jiwa, naik 32,56 juta dibandingkan dengan 2010. Ini berarti, rata-rata ada tambahan 3,26 juta jiwa setiap tahun dalam satu dekade terakhir—setara hampir satu kota Surabaya.
Komposisi gender penduduk Indonesia juga relatif stabil. Data BPS menunjukkan sejak 2020, jumlah perempuan selalu lebih banyak dibandingkan laki-laki, dengan selisih sekitar 2,7 juta orang. Pada 2024, dari total 281,60 juta jiwa, perempuan berjumlah 142,18 juta orang dan laki-laki 139,41 juta orang.
Tren pertumbuhan ini membawa implikasi strategis. Bonus demografi yang saat ini dinikmati Indonesia memberikan peluang besar bagi perekonomian, karena proporsi penduduk usia produktif masih dominan. Namun, peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika diiringi dengan penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur yang memadai.
Melihat distribusi dari waktu ke waktu, proyeksi populasi yang terus meningkat ini membawa tantangan tersendiri. Kebutuhan pangan, lapangan kerja, layanan kesehatan, hingga infrastruktur perumahan akan semakin kompleks. Terlebih lagi, Indonesia diperkirakan akan memasuki puncak bonus demografi pada dekade ini, sebelum proporsi penduduk lanjut usia meningkat tajam.
Dengan populasi yang terus bertambah, Indonesia dihadapkan pada tugas untuk memastikan pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan kualitas hidup.
PANGKEP NEWS Indonesia Research
(emb/emb)