Jakarta –
Ekonom ternama asal Amerika Serikat, Arthur B. Laffer, menyatakan bahwa Indonesia dapat menjadi mitra ideal bagi Amerika Serikat. Menurutnya, Presiden AS Donald Trump seharusnya mendukung perjanjian dagang dengan Indonesia.
Laffer menilai bahwa Indonesia dan AS adalah mitra strategis, bukan pesaing. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi yang kuat dalam negosiasi dengan negara Paman Sam ini.
“Ini adalah situasi yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Trump ingin negara-negara bernegosiasi dengan AS untuk perjanjian perdagangan bebas,” ujar Laffer dalam acara PANGKEP NEWS Economic Update 2025 yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (18/6/2025).
“Menurut pandangan saya, Indonesia adalah mitra yang ideal untuk Amerika Serikat. Saya tidak bisa membayangkan ada teman yang lebih baik daripada Indonesia. Jujur saja, saya melihat Indonesia, melihat rakyatnya, dan saya pun tersenyum,” tambahnya.
Laffer juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar di masa depan, baik dari segi pertumbuhan ekonomi maupun masyarakatnya. Dia juga optimis bahwa Trump akan menerapkan kebijakan tarif dagang yang lebih rendah ke semua negara di akhir masa jabatannya, mengingat karakter kepemimpinan Trump.
Laffer menjelaskan bahwa Trump adalah seorang negosiator ulung. Oleh karena itu, kebijakan tarif yang ada saat ini bisa berubah dan mungkin akan lebih rendah di masa mendatang.
“Dia menyukai negosiasi dan sangat mahir dalam hal tersebut. Tarif 145% untuk China, kini menjadi 30%. Besok, bisa jadi berbeda lagi. Namun, saya yakin bahwa di akhir masa jabatannya, Anda akan menyaksikan tarif yang jauh lebih rendah di semua negara, bukan tarif yang lebih tinggi. Itulah keyakinan saya,” jelas Laffer.