Kisruh Tes Urin Elon Musk Setelah Dituduh Konsumsi Obat Terlarang
Jakarta – Elon Musk tampaknya masih merasa terganggu oleh laporan yang mengklaim dirinya sebagai pengguna narkoba. Musk dituduh secara rutin mengonsumsi ekstasi dan ketamin.
Pengusaha terkaya di dunia ini sampai-sampai membagikan hasil tes urinnya melalui akun X miliknya. Hasilnya, Musk dinyatakan tidak positif untuk penggunaan berbagai jenis narkoba.
Hasil tes urin menunjukkan bahwa Musk tidak mengonsumsi kokain, metamfetamin, ketamin, ganja, dan ekstasi. Bersamaan dengan hasil tersebut, Musk menulis caption ‘lol’, yang dalam bahasa gaul Inggris berarti tertawa terbahak-bahak.
Namun demikian, hasil tes urin ini tampaknya belum diverifikasi secara resmi, menurut laporan Complex yang dikutip pada Rabu (18/6/2025).
Sebagai Informasi
Pada awal bulan ini, The New York Times melaporkan dugaan penyalahgunaan obat-obatan oleh Musk yang sempat mengepalai Lembaga Efisiensi Pemerintah (DOGE) dalam administrasi Presiden AS Donald Trump.
Dalam laporan yang didasarkan pada informasi dari orang-orang dekat Musk, pemilik Tesla dan SpaceX ini disebut-sebut menggunakan ketamin, ekstasi, dan jamur selama masa kampanye Trump pada Pilpres 2024.
Musk segera membantah laporan tersebut dan menuduh The New York Times menyebarkan kebohongan.
“Untuk lebih jelasnya, saya TIDAK mengonsumsi obat-obatan! The New York Times berbohong,” tulis Musk, merespons laporan dari media asal AS tersebut.
Dia menambahkan, “Saya mencoba ketamin *dengan resep* beberapa tahun lalu dan sudah menyatakannya di X, jadi ini bukan berita baru. [Ketamin] membantu saya keluar dari lubang mental yang gelap, tapi saya belum memakainya lagi sejak saat itu.”
The New York Times mengutip lebih dari puluhan sumber yang dekat dengan Musk yang mengklaim bahwa sang miliarder menggunakan ketamin lebih sering dari yang diperkirakan sebelumnya, selain ekstasi dan jamur. Media ini menyatakan bahwa mereka melakukan penyelidikan melalui wawancara, pesan pribadi, catatan hukum, dan foto dalam proses pembuatan laporan.