Tak Selalu Kotor, Inilah 9 Keuntungan Kesehatan dari Berkeringat
Sering kali kita merasa risih saat berkeringat, mungkin sudah saatnya mengubah pandangan tersebut. Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa diperoleh saat tubuh mengeluarkan keringat.
Bagi beberapa orang, keringat dianggap sebagai hal yang jorok atau kotor, membuat penampilan menjadi tidak menarik. Biasanya, keringat muncul saat suhu udara panas atau setelah berolahraga.
Namun, sebenarnya, keringat bukan hanya tanda tubuh kepanasan atau selesai berolahraga berat. Di balik setiap tetes keringat yang lengket, ada banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh dan mental Anda. Berikut beberapa manfaat kesehatan saat berkeringat:
1. Menjaga Suhu Tubuh Tetap Stabil
Fungsi utama keringat adalah mencegah tubuh dari overheat. Ketika tubuh mulai panas, kelenjar keringat eccrine yang berjumlah jutaan akan mengeluarkan cairan asin dari darah. Ketika cairan ini menguap di kulit, panas tubuh ikut terbawa, membuat tubuh lebih sejuk dan nyaman.
2. Menyehatkan Jantung
Keringat yang keluar saat berada di sauna ternyata bermanfaat untuk kesehatan jantung. Penelitian di Finlandia selama 20 tahun menunjukkan bahwa orang yang rutin sauna, sekitar empat kali seminggu, memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung dan kematian mendadak. Selain itu, tekanan darah dapat menurun hanya dalam sesi sauna 30 menit.
3. Meningkatkan Hormon Bahagia
Berkeringat dapat membuat jantung berdetak lebih cepat, yang memicu pelepasan endorfin, atau hormon bahagia. Penelitian menunjukkan bahwa “keringat bahagia” dapat menyebarkan suasana positif ke sekitar. Keringat Anda dapat membuat orang lain tersenyum.
4. Meningkatkan Performa Fisik
Semakin sering berolahraga, tubuh akan semakin cepat berkeringat sebagai bentuk adaptasi untuk pendinginan tubuh yang lebih efisien. Atlet profesional pun berkeringat lebih cepat dan banyak dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.
5. Melembapkan Kulit Secara Alami
Keringat juga mengandung urea, bahan pelembap yang ditemukan di produk perawatan kulit. Penelitian menunjukkan bahwa keringat bisa menjaga kelembapan kulit dan mencegah peradangan. Namun, penting untuk mencuci muka setelahnya karena keringat yang dibiarkan bisa menyebabkan jerawat.
6. Mengurangi Jerawat
Keringat membantu membersihkan pori-pori dari sel kulit mati dan bakteri. Ia mengandung dermcidin, peptida antimikroba yang bisa melawan bakteri penyebab jerawat. Jika tidak dibersihkan, justru bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
7. Melindungi dari Infeksi
Keringat adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh. Peptida antimikroba yang dilepaskan bisa membunuh bakteri di kulit. Meskipun belum terbukti mencegah virus seperti flu, kemampuannya menjaga kesehatan kulit dan kekebalan tubuh tetap penting.
8. Mengurangi Risiko Batu Ginjal
Saat berkeringat, tubuh mengeluarkan garam dan kalsium yang bisa menyebabkan batu ginjal. Namun, Anda harus tetap terhidrasi dengan cukup minum air untuk menghindari dehidrasi yang meningkatkan risiko batu ginjal.
9. Mendukung Sistem Limfatik
Sistem limfatik berfungsi membuang racun, dan berkeringat membantu proses ini. Saat Anda berkeringat, tubuh ikut mengeliminasi zat yang tidak dibutuhkan, meredakan gejala seperti pembengkakan akibat sistem limfatik yang tersumbat.