10 Pembaruan Konflik Israel-Iran: Khamenei Tantang AS, Buka Gerbang Neraka
Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia – Israel dan Iran kembali terlibat baku tembak pada Kamis (19/6/2025). Ini menandai hari ketujuh dari serangkaian serangan paling sengit yang pernah terjadi antara kedua negara, menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang dapat meluas di Timur Tengah.
Konflik ini berpotensi melibatkan beberapa negara yang sudah memihak masing-masing pihak.
Berikut adalah perkembangan terbaru dari berbagai sumber.
1. Serangan Terbaru
Militer Israel telah memulai serangan baru di Teheran dan wilayah lainnya di Iran pada Kamis (19/6/2025). Dua desa, Arak dan Khondab, telah diperintahkan untuk dievakuasi.
Di Israel Utara, sirene serangan udara berbunyi, dan militer melaporkan telah mencegat pesawat nirawak yang diluncurkan dari Iran.
Baku tembak baru ini terjadi setelah Iran mengklaim menembakkan rudal hipersonik Fattah ke Israel. Militer Israel menyatakan bahwa mereka “telah terbang di atas lokasi peluncuran dan penyimpanan rudal permukaan-ke-permukaan Iran dan menyerang pihak yang berusaha mengaktifkan kembali lokasi tersebut”.
2. Internet Lumpuh Total
Iran mengalami “pemadaman internet nasional hampir total”, menurut pengawas digital yang berbasis di London, NetBlocks.
Pekan lalu, Iran telah mengumumkan pembatasan sementara pada internet, dengan lebih ketat menerapkan pembatasan pada hari Rabu karena “penyalahgunaan jaringan komunikasi negara untuk tujuan militer” oleh Israel.
Media Iran melaporkan bahwa Israel sempat meretas siaran televisi negara, menayangkan rekaman protes dan mendesak masyarakat untuk turun ke jalan.
3. Langkah Trump
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk bergabung dalam serangan Israel, dengan menyebut Iran telah menghubungi untuk mencari negosiasi mengakhiri konflik.
“Saya mungkin melakukannya, saya mungkin tidak,” kata Trump kepada wartawan. “Yang bisa saya katakan adalah bahwa Iran memiliki banyak masalah, dan mereka ingin bernegosiasi.”
4. Peringatan Khamenei kepada AS
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan dalam pidatonya di televisi pemerintah bahwa “Bangsa Iran tidak akan pernah menyerah.”
“Amerika harus paham bahwa intervensi militer apa pun pasti akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki,” ujar Khamenei.
5. Israel Serang Markas Keamanan Iran
Jurnalis AFP melaporkan ledakan terjadi di seluruh Teheran sepanjang hari Rabu. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa jet angkatan udara telah “menghancurkan markas besar keamanan internal rezim Iran”.
6. Kerugian Akibat Perang
Serangan Israel telah menghancurkan fasilitas nuklir dan militer di Iran, serta permukiman. Permukiman di Israel juga terkena dampak.
Perdana Menteri Israel, Netanyahu, mengakui “kerugian yang menyakitkan”, tetapi menambahkan bahwa “Front dalam negeri solid, rakyatnya kuat.”
7. Putin Mencari Solusi
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan pada hari Kamis bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang mungkin terjadi. Ia juga mengklaim serangan Israel terhadap Iran telah menguatkan dukungan masyarakat Iran terhadap pemimpinnya.
8. Rumah Sakit di Israel Hancur
Rumah sakit utama di wilayah selatan dan dua kota dekat Tel Aviv terkena serangan langsung, menyebabkan 47 orang terluka dan mendorong pemerintah Israel mengancam balasan besar-besaran.
Soroka Medical Center di Beersheba mengalami kerusakan akibat rudal. Kota Ramat Gan dan Holon dekat Tel Aviv juga terdampak, dengan gedung-gedung rusak.
9. Irak Menjerit
Ulama Syiah terkemuka di Irak, Ayatollah Agung Ali Sistani, memperingatkan komunitas internasional agar tidak menargetkan pemimpin tertinggi Iran, karena dapat memicu kekacauan luas di Timur Tengah.
10. Iran Meluncurkan Rudal Sejjil
Iran telah menggunakan rudal balistik Sejjil dalam serangan terbaru terhadap Israel, mengklaim berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan meningkatkan ketegangan di kawasan.