Warga Catalanoia Menolak Perluasan Bandara
PANGKEP NEWS – Protes terjadi di Barcelona, Spanyol, pada Sabtu (28/6/2025) terkait rencana perluasan bandara utama kota yang diperkirakan menelan biaya 3,2 miliar euro atau sekitar Rp 60,7 triliun. Para demonstran berkumpul di depan gedung Pemerintah Catalanoia, memprotes proyek yang dinilai akan merugikan lingkungan dan memicu pariwisata massal yang tidak berkelanjutan.
Ratusan orang turun ke jalan menentang proyek ini. Protes tersebut muncul di tengah meningkatnya kesadaran di Eropa selatan tentang dampak lingkungan dan sosial dari pariwisata berlebihan.
Pemerintah Spanyol dan operator bandara, Aena, berargumen bahwa perluasan ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi kemacetan. Namun, para pendemo menegaskan bahwa Barcelona sudah berada di titik kritis dan tambahan wisatawan bukanlah yang dibutuhkan kota saat ini.
Juru bicara platform ZEROPORT, Jaume Osete, menyatakan, ‘Kami di sini untuk menyatakan penolakan keras terhadap proyek perluasan bandara. Di tengah kondisi kepadatan wisatawan yang tinggi dan darurat iklim, ini adalah proyek yang tidak bisa dilanjutkan.’ Antonio Espinaz, seorang pekerja publik, menambahkan bahwa pariwisata yang tidak terkendali menguras air dan sumber daya lokal di negara yang mengalami kekeringan.