Singapura: Pemimpin Ekonomi Asia Tenggara
Jakarta, PANGKEP NEWS—Asia Tenggara memiliki peran penting dalam sistem perdagangan global, sehingga tidak mengherankan jika beberapa negara di kawasan ini termasuk dalam golongan negara kaya.
Berdasarkan data terbaru dari WorldAtlas pada Minggu (29/6/2025), Singapura menempati posisi teratas sebagai negara terkaya di kawasan ini dengan PDB per kapita sebesar US$ 156.755 atau sekitar Rp 2,53 miliar.
Singapura unggul dalam industri utama seperti elektronik, petrokimia, dan minyak bumi. Selain itu, menurut WorldAtlas, Singapura menempati peringkat pertama dunia dalam PDB per kapita di awal tahun 2025.
Negara ini dikenal memiliki lingkungan regulasi yang mendorong bisnis dan investasi besar dalam infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik.
Sejak meraih kemerdekaan pada 1965, Singapura telah berubah dari negara berpendapatan rendah menjadi negara berpendapatan tinggi, dengan pertumbuhan PDB rata-rata sekitar 7% per tahun.
Pertumbuhan ekonominya didorong oleh industrialisasi dan manufaktur yang pesat, yang tetap menjadi motor penggerak ekonomi utama selain sektor jasa.
Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Singapura tercatat sebesar 1,1%, dipimpin oleh sektor konstruksi dan layanan seperti akomodasi serta informasi dan komunikasi, menurut WorldAtlas, Minggu (29/6/2025).
Brunei Darussalam menempati posisi kedua dengan PDB per kapita sebesar US$ 85.758 atau sekitar Rp 1,38 miliar.
Posisi berikutnya adalah Malaysia dengan PDB per kapita sebesar US$ 43.473 atau sekitar Rp 704 juta.
Thailand berada di urutan keempat dengan PDB per kapita sebesar US$ 26.322 atau sekitar Rp 426 juta, dan Indonesia menempati posisi kelima di Asia Tenggara dengan PDB per kapita sebesar US$ 17.611 atau sekitar Rp 285 juta.
Daftar Negara Terkaya di Asia Tenggara Berdasarkan PDB per Kapita:
1. Singapura: US$ 156.755 (Rp 2,53 miliar)
2. Brunei: US$ 85.758 (Rp 1,38 miliar)
3. Malaysia: US$ 43.473 (Rp 704 juta)
4. Thailand: US$ 26.322 (Rp 426 juta)
5. Indonesia: US$ 17.611 (Rp 285 juta)
6. Vietnam: US$ 17.484 (Rp 283 juta)
7. Filipina: US$ 12.934 (Rp 209 juta)
8. Laos: US$ 10.124 (Rp 163 juta)
9. Kamboja: US$ 8.646 (Rp 140 juta)
10. Myanmar: US$ 5.923 (Rp 95 juta)
11. Timor Leste: US$ 4.915 (Rp 65 juta)