Marc Marquez Juara MotoGP Qatar: Strategi Pelan Berbuah Manis
Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia — Marc Marquez mengungkapkan bahwa ia sengaja menurunkan kecepatan motornya selama balapan di MotoGP Qatar. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk meraih kemenangan.
Marquez menjelaskan bahwa sejak awal lomba, ia tidak memacu motornya dengan kecepatan penuh. Sebaliknya, ia lebih berhati-hati dan berfokus menjaga kondisi ban depan tetap baik.
“Saya ingin memastikan ban depan tetap dalam kondisi bagus, mengetahui bahwa Pecco mungkin bisa menyelesaikan balapan, karena saya memang banyak mengurangi kecepatan. Hal yang sama berlaku untuk Morbidelli yang bisa memberikan tekanan. Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena tujuan saya adalah menjaga ban depan tetap prima,” jelas Marquez.
Ia juga menyatakan bahwa di sirkuit ini, sangat sulit untuk memacu motor dengan tekanan lebih pada ban depan, sehingga ia memilih menunggu momen yang tepat.
Momen untuk meningkatkan kecepatan datang ketika Pecco Bagnaia mulai mendekati dan menyalipnya.
“Ketika Pecco melewati saya, saya berpikir, ‘Baiklah, saatnya balapan dimulai.’ Lalu, saya mulai memacu motor dengan lebih cepat,” ujar Marquez.
Di tujuh lap terakhir, setelah melewati Maverick Vinales, Marquez terus meningkatkan kecepatannya secara bertahap dengan memanfaatkan rem depan lebih sering saat di tikungan. Strategi ini membuatnya melaju dengan cepat hingga finis.
Keputusan untuk menjaga kondisi ban terbukti tepat. Di akhir balapan, dengan ban yang masih dalam kondisi baik, Marquez berhasil meninggalkan Vinales di belakang dan mencapai garis finis dengan selisih 1,8 detik.