Bocoran Perusahaan Konglomerat Siap IPO
Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia — Hermanto Tanoko, pemilik Tancorp, sedang mempersiapkan perusahaan kimia untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaannya diharapkan dapat melakukan penawaran saham perdana dalam satu hingga dua tahun mendatang.
“Mungkin bisa [IPO] 1-2 tahun lagi. Namun, kita juga ada M&A (merger and acquisition) di Tancorp ya. Jadi kadang sulit diprediksi kalau tiba-tiba ada peluang dan perusahaan itu layak IPO, saya biasanya akan bergabung saat IPO,” ujarnya, dikutip Sabtu (12/7/2025).
Hermanto mengatakan aset perusahaan itu masih di bawah Rp1 triliun, namun menargetkan nilai emisi initial public offering (IPO) mencapai triliunan rupiah.
Dia belum bersedia mengungkapkan identitas perusahaan tersebut, tetapi perusahaan itu akan fokus pada business to consumer (B2C), yang menyediakan produk langsung kepada konsumen. Orang yang dijuluki “Crazy Rich” Surabaya ini juga menyebut perusahaan tersebut nantinya akan terintegrasi dengan jaringan PT Avia Avian Tbk. (AVIA).
Dia menjelaskan alasan membawa perusahaan sektor kimia itu untuk IPO adalah agar semakin banyak perusahaan di sektor tersebut menjadi pemimpin pasar di Indonesia, sehingga Indonesia tidak bergantung banyak pada impor untuk produk tertentu.
“Saya selalu menantang tim R&D untuk tidak hanya meniru, tetapi juga menciptakan inovasi yang bermanfaat. Itu yang akan kita berikan kepada masyarakat Indonesia yang tercinta. Dan jika perusahaan ini sukses, tentu akan menjadi perusahaan global,” jelas Hermanto.
Namun demikian, dia menekankan bahwa perusahaan tersebut harus memiliki performa kinerja yang baik dan terus bertumbuh. Menurut Hermanto, Tancorp akan memberikan lampu hijau jika perusahaan di bawah naungannya sudah layak untuk go public.
“Karena IPO ini kita akan berbagi, berbagi kebahagiaan. Jangan sampai berbagi hal yang membuat orang merasa dirugikan. Tapi, untuk berinvestasi saham, kadang bukan hanya kami yang menentukan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Tancorp Group saat ini dibagi menjadi 8 subholding dan mengelola lebih dari 150 merek di Indonesia. Beberapa merek yang dikenal publik adalah cat Avian dan air mineral Cleo.