Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia
Penggunaan ChatGPT terus meningkat di kalangan masyarakat sebagai alat bantu menyelesaikan tugas sehari-hari atau menjawab berbagai pertanyaan global.
Kecerdasan buatan ini semakin menunjukkan keandalannya dalam menyediakan informasi atau menyelesaikan tugas. ChatGPT tercatat sebagai salah satu platform AI yang paling banyak digunakan di dunia. Dalam waktu kurang dari dua tahun, pengguna ChatGPT telah mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan.
Sejak diluncurkan, ChatGPT telah menjadi alat digital yang digunakan banyak orang untuk berbagai keperluan, mulai dari menanyakan resep makanan sederhana hingga hal-hal yang lebih rumit.
Jadi, apa pertanyaan yang paling sering diajukan kepada ChatGPT? Data terbaru mengungkapkan kategori permintaan yang paling populer di kalangan pengguna, menunjukkan dominasi permintaan terkait aspek teknis hingga meningkatnya minat terhadap sejarah, masyarakat, dan keuangan.
Seiring peningkatan penggunaan, tren permintaan atau instruksi yang diberikan kepada ChatGPT terus berubah sejalan dengan evolusi perilaku pengguna.
Pada tahun 2025, permintaan pengembangan perangkat lunak mendominasi sebagai yang paling banyak diajukan. Namun, porsinya telah menurun secara signifikan selama tahun terakhir.
Hal ini mungkin mencerminkan bahwa pengguna awal ChatGPT sebagian besar terdiri dari individu yang bekerja di bidang perangkat lunak, sedangkan masyarakat umum belum banyak mengadopsi ChatGPT seperti saat ini.
Data menunjukkan 10 kategori permintaan ChatGPT yang paling populer pada bulan Maret dan April 2025, berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh Sensor Tower.
Topik seputar pengembangan perangkat lunak menjadi kategori permintaan teratas pada bulan Maret-April 2025, dengan pangsa sebesar 29%. Ini adalah penurunan 44% dari data pada bulan yang sama di tahun 2024.
Sejarah dan masyarakat merupakan kategori terpopuler kedua, dengan 15% dari total permintaan terkait topik ini, naik dari 13% pada April 2024.
Sementara itu, permintaan terkait AI dan pembelajaran mesin berada di posisi kedua dengan persentase yang cukup ketat, yakni 15% dari keseluruhan permintaan pada 2025.
Yang menarik, kategori dengan pertumbuhan tercepat adalah ekonomi, keuangan, dan pajak. Pangsa permintaan ini meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam setahun, karena pengguna semakin mencari wawasan tentang saham, pasar keuangan, dan tren makroekonomi.
PANGKEP NEWS INDONESIA RESEARCH
(emb/emb)