Jakarta, PANGKEP NEWS
Banyak pengguna yang belum menyadari bahwa WhatsApp sudah menyediakan fitur untuk mentranskripsi voice note. Dengan fitur ini, pesan suara dapat langsung dikonversi menjadi teks di WhatsApp tanpa perlu aplikasi tambahan.
Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang kesulitan mendengarkan pesan suara pada waktu tertentu. Pengguna hanya perlu mengaktifkan fitur ini untuk melihat pesan suara dalam bentuk teks.
“Untuk kesempatan ini, kami sangat bersemangat memperkenalkan transkripsi pesan suara. Pesan suara dapat diubah menjadi teks, sehingga Anda dapat terus mengikuti percakapan, apa pun yang sedang Anda lakukan,” demikian pernyataan WhatsApp dalam laman resminya, dikutip Kamis (10/7/2025).
Aplikasi pesan instan milik Meta ini memastikan bahwa fitur baru ini aman. Transkripsi dilakukan langsung di perangkat pengguna, sehingga hanya dapat diakses oleh pengguna dan tidak oleh pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Ketika pertama kali diluncurkan pada November tahun lalu, fitur ini tersedia secara bertahap bagi pengguna. Hingga saat ini, hanya beberapa bahasa yang tersedia untuk transkripsi voice note, dan WhatsApp berencana menambah pilihan bahasa lainnya di masa mendatang.
Jika Anda belum bisa mengakses fitur ini, ada kemungkinan pengaturan bahasa belum sesuai dengan bahasa di voice note. Selain itu, suara latar belakang yang bising dan bahasa voice note yang belum didukung oleh WhatsApp dapat menjadi penghambat.
Cara Mengaktifkan Transkripsi Pesan Suara
- Buka aplikasi WhatsApp
- Pilih menu pengaturan
- Tekan opsi Chat
- Aktifkan Transkripsi pesan suara
- Aktifkan fitur tersebut
Fitur Balon Suara di WhatsApp
Ikon balon suara di Grup WhatsApp merupakan tombol untuk fitur Voice Chat. Fitur Voice Chat ini sudah tersedia di ruang obrolan grup WhatsApp sejak akhir tahun 2023.
Pada awalnya, ikon balon suara yang menjadi tombol fitur Voice Chat hanya tersedia di grup WhatsApp dengan lebih dari 33 anggota.
Namu, sejak Mei lalu, dukungan fitur Voice Chat telah diperluas ke semua grup WhatsApp, termasuk grup kecil dengan kurang dari 33 anggota.
Kini, semua grup WhatsApp dapat menemukan ikon balon suara sebagai tombol untuk fitur Voice Chat.
WhatsApp menyatakan bahwa fitur ini berbeda dengan panggilan suara di grup.
Voice Chat dimulai dengan munculnya gelembung dalam chat (in-chat bubble) yang bisa diketuk pengguna untuk bergabung.
Kendali panggilan tetap berada di bagian atas chat, memungkinkan pengguna untuk dengan cepat membisukan, menutup, atau mengirim pesan ke grup tanpa harus meninggalkan percakapan yang ada.
“Seperti halnya panggilan dan pesan pribadi, WhatsApp juga melindungi obrolan suara dengan enkripsi end-to-end secara default,” kata WhatsApp dalam keterangan persnya.