Jakarta –
Industri layanan pengangkutan kapal batu bara juga terkena dampak gejolak global pada tahun 2025 akibat penurunan harga dan permintaan batu bara.
Namun demikian, Rudy Sutiono, Direktur PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), tetap optimis terhadap layanan pengangkutan batu bara mengingat produksi batu bara Indonesia yang sangat besar mencapai 735 juta ton. Selain itu, diversifikasi bisnis ke layanan pengangkutan nikel juga menjadi kesempatan bagi TPMA.
Bagaimana strategi bisnis pengangkutan minerba menghadapi ketidakpastian? Apa dampak hilirisasi minerba RI terhadap sektor layanan pengangkutan batu bara? Simak wawancara Andi Shalini dengan Direktur PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), Rudy Sutiono dalam Power Lunch, PANGKEP NEWS (Jum’at, 11/07/2025).