Permintaan AS: Daftar Mineral Penting di Indonesia
Jakarta – Amerika Serikat dan Indonesia telah menyepakati negosiasi terkait tarif impor antara kedua negara. Salah satu poin penting adalah permintaan AS agar Indonesia mencabut pembatasan ekspor pada sejumlah komoditas, termasuk mineral penting.
Hal ini tercantum dalam kerangka kerja negosiasi Perjanjian Perdagangan Timbal Balik kedua negara. Kesepakatan tersebut menyatakan bahwa “Indonesia akan menghapus batasan ekspor komoditas industri ke Amerika Serikat, termasuk mineral penting,” demikian isi pernyataan tersebut.
Kerangka ini juga membuka peluang untuk penghapusan hampir semua tarif impor Indonesia terhadap produk-produk industri, pangan, dan pertanian dari Amerika Serikat.
Di sisi lain, AS akan menurunkan tarif produk Indonesia menjadi 19%, jauh lebih rendah dari keputusan awal yang menetapkan tarif impor terhadap Indonesia sebesar 32%, yang seharusnya diberlakukan mulai 1 Agustus mendatang.
Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai mineral penting ini. Selama ini, pembatasan ekspor mineral penting di Indonesia hanya terkait dengan kebijakan larangan ekspor mineral mentah. Mineral tersebut harus diolah terlebih dahulu di fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) dalam negeri sebelum diekspor ke luar negeri.
Mineral Penting yang Dimiliki Indonesia
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No.296.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Penetapan Jenis Komoditas yang Termasuk dalam Klasifikasi Mineral Penting, ada 47 jenis komoditas tambang yang dikategorikan sebagai mineral penting.
Daftar Mineral Penting dan Komoditas Tambangnya
- 1. Aluminium, dari bauksit.
- 2. Antimoni, dari antimoni.
- 3. Barium, dari barit.
- 4. Berilium, dari berilium.
- 5. Besi, dari bijih besi dan pasir besi.
- 6. Bismut, dari bismut.
- 7. Boron, dari boron.
- 8. Kadmium, dari cadmium.
- 9. Feldspar, dari feldspar.
- 10. Fluorspar, dari fluorspar.
- 11. Fosfor, dari fosfat.
- 12. Galena, dari galena.
- 13. Galium, dari galium.
- 14. Germanium, dari germanium.
- 15. Grafit, dari grafit.
- 16. Hafnium, dari hafnium.
- 17. Indium, dari indium.
- 18. Kalium, dari kalium.
- 19. Kalsium, dari kalsium.
- 20. Kobal, dari kobal.
- 21. Kromium, dari kromit.
- 22. Litium, dari litium.
- 23. Logam Tanah Jarang, dari logam tanah jarang.
- 24. Magnesium, dari magnesium.
- 25. Mangan, dari mangan.
- 26. Merkuri, dari sinabar.
- 27. Molibdenum, dari molibdenum.
- 28. Nikel, dari nikel.
- 29. Niobium, dari niobium.
- 30. Palladium, dari palladium.
- 31. Platinum, dari platina.
- 32. Ruthenium, dari ruthenium.
- 33. Selenium, dari selenium.
- 34. Seng, dari seng.
- 35. Silika, dari pasir kuarsa, kuarsit, kristal kuarsa.
- 36. Sulfur, dari belerang.
- 37. Skandium, dari skandium.
- 38. Stronsium, dari stronium.
- 39. Tantalum, dari tantalum.
- 40. Telurium, dari telurium.
- 41. Tembaga, dari tembaga.
- 42. Timah, dari timah.
- 43. Titanium, dari titanium.
- 44. Torium, dari torium.
- 45. Wolfram, dari wolfram.
- 46. Vanadium, dari vanadium.
- 47. Zirkonium, dari zirkon.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video PANGKEP NEWS]
Next Article: RI & Arab Bakal Bertemu, Bahas Mineral Kritis