Negara Eropa Ini Melakukan Embargo Senjata Terhadap Israel
Jakarta, PANGKEP NEWS – Sebuah negara di kawasan Uni Eropa telah memutuskan untuk menghentikan semua perdagangan senjata dengan Israel terkait konflik di Gaza. Ini menjadi langkah pertama yang diambil oleh negara Uni Eropa.
Negara tersebut adalah Slovenia yang telah mengumumkan penghentian semua perdagangan senjata dengan Israel berkaitan dengan ketegangan di Gaza. Pemerintah Slovenia yang sering mengkritik Israel dalam konflik ini, tahun lalu mengakui negara Palestina sebagai bagian dari upaya untuk segera menyelesaikan pertempuran di Gaza. Ljubljana menyatakan keputusan ini diambil secara mandiri tanpa tekanan apapun.
“Slovenia adalah negara Eropa pertama yang melarang impor, ekspor, dan transit senjata ke dan dari Israel,” menurut pernyataan yang dikeluarkan pemerintah pada Kamis malam, dikutip pada Minggu (3/7/2025).
Pemerintah Slovenia menyatakan bahwa tindakan ini diambil secara mandiri. Langkah ini diambil karena Uni Eropa tidak bisa mencapai konsensus mengenai tindakan nyata akibat perselisihan internal.
Pemerintah juga menyatakan belum memberikan izin untuk ekspor senjata dan peralatan militer ke Israel sejak Oktober 2023 karena eskalasi konflik.
Pada awal Juli, Slovenia juga menjadi negara Uni Eropa pertama yang melarang dua menteri dari sayap kanan Israel untuk masuk ke negara mereka. Pada Juni 2024, Parlemen Slovenia mengesahkan dekrit yang mengakui negara Palestina, mengikuti jejak Irlandia, Norwegia, dan Spanyol.
Langkah ini banyak didorong oleh kecaman terhadap serangan udara Israel di Gaza setelah serangan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023, yang hingga saat ini terus berlanjut, menewaskan sekitar 60 ribu warga sipil di wilayah Palestina tersebut.