Jakarta, PANGKEP NEWS
Siapa yang tidak mengenal Raffi Ahmad? Artis serba bisa ini mengawali kariernya di dunia hiburan dan kini lebih dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Usaha yang ia geluti meliputi kuliner, olahraga, hiburan, fesyen, dan properti.
Saat ini, Raffi juga memegang posisi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda oleh Presiden Prabowo Subianto.
Berikut adalah intisari dari wawancara inspiratif Raffi Ahmad ketika berbicara di LPS Financial Festival 2025 di Surabaya, pada tanggal 6 Agustus.
Perjalanan Karier dan Kehidupan
Raffi Ahmad berbagi cerita tentang bagaimana ia membagi waktunya yang padat. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Chairul Tanjung yang telah membesarkan namanya sejak ia berusia 13 atau 14 tahun saat memulai syuting di TransTV.
Ia menekankan pentingnya kerja keras dan keyakinan bahwa kesuksesan membutuhkan usaha yang tidak mudah. Menurutnya, tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras yang tulus.
Pengalaman dan Pandangan Hidup
Raffi juga berbicara tentang kenangan masa kecilnya ketika keluarganya mengalami kesulitan keuangan. Ia memutuskan untuk tidak memberatkan orang tua dan memulai karirnya di dunia sinetron, yang akhirnya membawanya kepada kesuksesan besar.
Ia menekankan bahwa pendidikan formal penting, tetapi yang lebih penting adalah adab kehidupan. Raffi selalu berusaha menjadi diri sendiri di setiap kesempatan dan tidak takut untuk mencoba hal baru, termasuk menjadi pembawa acara atau MC, meskipun ada yang meremehkan.
Kiat Berbisnis dan Mengelola Keuangan
Raffi Ahmad mengingatkan bahwa dalam berbisnis, kita harus siap menghadapi risiko. Ia juga berbagi pengalaman tentang bagaimana ia dulu mempercayakan pengelolaan uangnya kepada ibunya, yang menurutnya menjadi sumber berkah tersendiri.
Terakhir, ia menekankan pentingnya hubungan baik dengan orang lain sebagai investasi jangka panjang yang lebih dari sekedar uang.
Pesan Terakhir
Raffi Ahmad mengingatkan bahwa kesuksesan tidak dapat dicapai sendirian. Ia menyarankan agar selalu menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang telah membantu kita di masa lalu. Menurutnya, menyenangkan orang lain adalah hal yang mudah dan bermanfaat.