Tak Sulit! Inilah 6 Langkah Membuat Pernikahan Tetap Harmonis
Jakarta – Mempertahankan keharmonisan dalam rumah tangga bukan sekadar soal keberuntungan. Diperlukan kesepakatan, sistem yang terstruktur, dan komitmen untuk terus berkembang bersama pasangan.
Menurut PANGKEP NEWS Make It, Brian Page, pendiri Modern Husbands dan konselor keuangan bersertifikat, membagikan enam langkah yang dilakukan pasangan dengan hubungan paling langgeng, termasuk dirinya dan istrinya yang telah menikah selama 23 tahun.
1. Bagi Tugas Berdasarkan Keahlian, Bukan Gender
Page menekankan bahwa pembagian peran dalam rumah tangga sebaiknya dilakukan berdasarkan keahlian, minat, dan tujuan masing-masing, bukan berdasarkan stereotip gender. Ia sendiri mengelola keuangan keluarga karena memiliki latar belakang profesional di bidang tersebut, serta memasak karena menyukainya.
“Di rumah kami, kami membagi tanggung jawab berdasarkan keterampilan, minat, dan tujuan, bukan berdasarkan gender,” ujarnya.
2. Saling Mendukung Karier Pasangan
Page menggunakan istilah “tukang kebun” dan “mawar” sebagai gambaran peran bergantian dalam mendukung karier. Tukang kebun memastikan rumah tetap teratur agar pasangan dapat fokus bekerja, contohnya menjadi yang siap mengurus kebutuhan mendadak anak.
Dengan sengaja dan penuh perhitungan, berbagi peran pendukung dalam impian karier satu sama lain dapat menghindari rasa dendam yang mungkin muncul ketika salah satu pasangan sering melakukan pengorbanan kecil dan tak terduga demi karier pasangan dan rumah tangga.
3. Rutin Adakan ‘Rapat Bisnis Keluarga’
Mirip dengan rapat mingguan di kantor, pasangan disarankan memiliki waktu khusus untuk mengecek jadwal, tujuan keuangan, dan pembagian tanggung jawab. Page menyarankan melakukannya saat suasana tenang, seperti saat berjalan sore atau minum kopi bersama. Ia bahkan menyarankan “retret tahunan” untuk mengevaluasi dan memperbarui komitmen sebagai tim.
4. Bangun Sistem yang Mempermudah Keberhasilan
Kesuksesan hubungan tidak seharusnya bergantung pada usaha ekstra setiap saat. Page merekomendasikan membuat sistem yang menjadikan keputusan baik sebagai pilihan otomatis, seperti menetapkan target tabungan bersama lalu mengatur transfer otomatis, menghapus aplikasi belanja dari ponsel, atau mematikan fitur auto-fill di media sosial untuk menghindari belanja impulsif.
5. Sempatkan Ngobrol Soal Kehidupan Sehari-hari
Agar lebih banyak waktu untuk mengobrol santai, Page dan istrinya memiliki sistem keuangan dan pekerjaan rumah yang rapi. Saat berbicara, ponsel disimpan dan pembahasan soal urusan rumah dihindari. Mereka sering menggunakan metode rose, thorn, and bud: berbagi hal terbaik hari itu (rose), masalah yang dihadapi (thorn), dan langkah yang diambil untuk masa depan (bud).
6. Tepati Janji
Kepercayaan dibangun dari konsistensi. Janji sederhana seperti mematuhi batas pengeluaran atau mengambil obat di toko bisa berdampak besar jika dilanggar terus-menerus. Kebiasaan ingkar janji dalam urusan rumah tangga bisa menimbulkan rasa kesal, bahkan merusak hubungan.
Page menegaskan bahwa hubungan yang kuat bukan dibangun oleh keberuntungan, melainkan oleh tujuan bersama dan kemauan untuk berkembang berdua.
(haa/haa)