Pengemudi Melarikan Diri, Truk ODOL Ditinggal di Tepi Jalan saat Razia di Ponorogo
PANGKEP NEWS, PONOROGO – Puluhan truk dengan dimensi dan muatan berlebih (ODOL) tertangkap dalam operasi gabungan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satlantas Polres Ponorogo pada Rabu (16/4).
Operasi ini menargetkan area Kecamatan Sampung hingga batas wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Dalam razia tersebut, petugas menindak 10 kendaraan di tempat dan memberikan peringatan serta himbauan kepada 15 truk lainnya.
“Operasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari razia sebelumnya sekaligus menanggapi keluhan masyarakat mengenai truk bermuatan tambang yang melampaui batas tonase,” ujar Kabid Pengendalian dan Operasional Dishub Ponorogo Mahendro Akso.
Menurut Mahendro, beberapa pengemudi truk mencoba melarikan diri dengan menepikan kendaraan dan meninggalkan lokasi. Namun demikian, petugas tetap mencatat nomor kendaraan tersebut untuk diserahkan kepada Satlantas guna ditindaklanjuti.
“Ada beberapa truk yang ditinggalkan oleh pengemudinya, tetapi tetap kami catat untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Razia dilakukan secara bergerak hingga ke wilayah perbatasan untuk mengantisipasi pengemudi yang mungkin mencoba menghindar melalui jalur alternatif. Truk yang terbukti kelebihan muatan diminta untuk menurunkan sebagian beban sebelum melanjutkan perjalanan.
“Setelah ditilang, mereka harus menyesuaikan muatan dengan kapasitas maksimal kendaraan,” tambahnya.
Dishub bersama Satlantas berkomitmen untuk mengadakan razia serupa secara rutin, termasuk di wilayah Jenangan dan Ngebel yang merupakan jalur lalu lintas truk tambang.