6 Pembaruan Pemakaman Paus Fransiskus, Dihadiri Peziarah dan Pemimpin Negara
Jakarta, PANGKEP NEWS – Suasana duka mendalam menyelimuti Vatikan hari ini. Dunia bersiap mengantar Paus Fransiskus ke peristirahatan terakhirnya. Berikut adalah rangkaian kejadian yang berlangsung, seperti dilansir Sabtu (26/4/2025).
1. Ribuan Peziarah Memadati Vatikan
Sejak dini hari, Lapangan Santo Petrus dipenuhi ribuan peziarah. Mereka datang dari seluruh penjuru dunia, mengorbankan waktu dan perjalanan panjang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus yang dikenal membela kaum miskin dan berjuang untuk reformasi Gereja.
Paus Fransiskus, Paus pertama dari Amerika Latin, meninggal pada Senin, 21 April 2025, setelah menderita stroke. Ia terakhir terlihat sehari sebelumnya di Lapangan Santo Petrus saat menyapa kerumunan di hari Minggu Paskah.
Selama tiga hari terakhir, sekitar 250.000 orang telah melewati jenazahnya, yang diletakkan di depan altar Basilika Santo Petrus, bangunan abad ke-16. Peti jenazahnya akan dibawa melalui pintu utama pada Sabtu waktu setempat untuk pemakaman di luar ruangan yang dimulai pukul 10 pagi (0800 GMT) di Lapangan Santo Petrus.
2. Berapa Lama Pemakamannya Akan Berlangsung?
Paus Fransiskus, selama masa kepemimpinannya, menghindari banyak kemegahan dan hak istimewa yang umumnya dikaitkan dengan kepausan, dan menginginkan kesederhanaan dalam pemakamannya. Pemakaman Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2005 berlangsung selama tiga jam, sementara kebaktian pada Sabtu ini akan berlangsung selama 90 menit.
Fransiskus juga meninggalkan tradisi menguburkan Paus dalam tiga peti mati dari cemara, timah, dan kayu ek. Sebagai gantinya, ia dimakamkan dalam satu peti kayu berlapis seng yang disegel semalaman. Ia akan menjadi Paus pertama yang dimakamkan di luar Vatikan dalam lebih dari satu abad, memilih Basilika St. Mary Maggiore di Roma sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.
3. Peti Jenazah Dipindahkan ke Basilika Santo Petrus
Upacara pemakaman berlangsung di Lapangan Santo Petrus. Alun-alun dan Basilika Santo Petrus dinamai sesuai dengan nama Santo Petrus sang Rasul, yang dipercayakan oleh Yesus untuk memimpin pengikut awalnya. Gereja Katolik Roma menganggap Petrus sebagai paus pertama dalam suksesi yang tidak terputus hingga Paus Fransiskus.
4. Misa Pemakaman Dimulai
Upacara pemakaman dipimpin oleh Kardinal Italia Giovanni Battista Re, pemimpin upacara Dewan Kardinal. Misa pemakaman dihadiri oleh para pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
5. Saat-saat Akhir: Doa Perpisahan dan Pemakaman
Usai Misa, suasana khidmat menyelimuti. Peti jenazah Paus Fransiskus diberkati untuk terakhir kalinya sebelum dibawa ke tempat peristirahatan di bawah Basilika Santo Petrus, tempat para paus terdahulu dimakamkan. Tangis haru terdengar di antara umat, menandai perpisahan penuh cinta kepada seorang pemimpin yang berusaha mendekatkan Gereja Katolik kepada kaum yang tersisih.
6. Utusan Presiden Prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto telah mengirim delegasi pemerintah Indonesia untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Delegasi tersebut terdiri dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Ignasius Jonan, dan Menteri HAM Natalius Pigai. Mereka juga membawa surat pribadi dari Presiden Prabowo kepada pemerintah Vatikan berisi pesan belasungkawa.