Jakarta, PANGKEP NEWS
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) telah memperkenalkan platform digital baru bernama BEWIZE by BSI yang ditujukan bagi nasabah perusahaan dan institusi. Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan transaksi keuangan seperti Cash Management, Digital Value Chain, dan Foreign Exchange yang sebelumnya dapat diakses secara terpisah menjadi satu kesatuan.
Plt. Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyatakan bahwa bank syariah terbesar di Indonesia ini berencana untuk tidak hanya fokus pada segmen konsumer, tetapi juga memperluas cakupan ke segmen produktif meliputi UMKM, komersial, dan wholesale. Oleh karena itu, BEWIZE hadir untuk melayani segmen komersial dan wholesale.
Bob mengharapkan pertumbuhan segmen korporat di BSI yang saat ini berada di kisaran 15%-20% dapat menyeimbangi pertumbuhan segmen konsumer yang mencapai 20%. Menurutnya, porsi portofolio segmen korporat BSI yang saat ini sebesar 30% sudah cukup ideal jika diimbangi dengan pertumbuhan yang seimbang.
“Dengan porsi 30:70, kami sudah merasa cukup ideal. Namun, pertumbuhan di sektor korporat dan segmen produktif juga harus sejalan dengan pertumbuhan di segmen individu, sesuai dengan kemampuan yang kami kembangkan,” ujar Bob selepas acara BSI Global Islamic Finance Summit di Ritz Carlton Pacific Place, Selasa (29/4/2025).
BSI menargetkan jumlah pengguna BEWIZE bisa mencapai 50.000 pengguna tahun ini. Saat ini, platform tersebut telah memiliki 30.300 pengguna. Bob berharap volume transaksi dapat meningkat 3 hingga 4 kali lipat.
BSI mencatat transaksi nasabah segmen korporat tahun lalu mencapai Rp440 triliun dengan 29 ribu nasabah. Dengan peluncuran BEWIZE yang merupakan platform end-to-end ini, BSI menargetkan pertumbuhan nasabah segmen korporat sebesar 40%-50% pada tahun ini.