Trump Menuju Arab Saudi, Bersiap untuk Kesepakatan Besar!
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan perjalanan kerja ke Arab Saudi. Kehadirannya di Arab Saudi ditandai dengan pengawalan dari jet tempur F-15 Saudi terhadap pesawat Air Force One saat mendekati Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh pada tanggal 13 Mei 2025. Setibanya di Riyadh, Trump disambut oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Perjalanan ini merupakan kunjungan luar negeri kedua bagi Trump setelah kembali menjabat sebagai presiden, sebelumnya ia melakukan kunjungan ke Roma untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Dalam kunjungannya ke Riyadh, Trump akan menghadiri Forum Investasi Saudi-AS sebagai bagian dari rangkaian kunjungan yang juga mencakup Qatar pada hari Rabu dan Uni Emirat Arab pada hari Kamis.
Dalam perjalanan ini, Trump juga mengundang sejumlah pemimpin bisnis Amerika yang berpengaruh, termasuk pendiri Tesla, Elon Musk, serta CEO OpenAI, Sam Altman. Selain itu, beberapa CEO terkemuka dari perusahaan besar seperti Blackrock, Citigroup, IBM, Boeing, Delta Airlines, American Airlines, dan United Airlines turut hadir dalam rombongan.
Trump berharap bisa mendapatkan investasi triliunan dolar dari negara-negara penghasil minyak di Teluk. Arab Saudi sendiri telah menjanjikan investasi sebesar 600 miliar dolar AS, namun Trump menargetkan untuk mendapatkan komitmen investasi sebesar 1 triliun dolar AS dari Saudi, yang merupakan salah satu sekutu penting bagi Washington.
Hubungan antara Arab Saudi dan Amerika Serikat telah terjalin kuat selama beberapa dekade, di mana Arab Saudi menyediakan pasokan minyak bagi Amerika Serikat, sementara AS memberikan dukungan keamanan bagi negara tersebut.