Bimo Dapat Tawaran Menjadi Dirjen Pajak Sejak Maret 2025
Jakarta – Bimo Wijayanto menyatakan telah mendapatkan arahan untuk melakukan asesmen atau evaluasi sejak bulan Maret lalu, untuk bergabung dengan Kementerian Keuangan.
Dia direncanakan akan menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Suryo Utomo. Sementara itu, Letnan Jenderal Djaka Budi Utama dipercaya untuk menjadi Direktur Jenderal Bea Cukai menggantikan Askolani.
Kedua tokoh ini sebelumnya dipanggil ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (20/5/2025).
“Pemberitahuan itu, saya diundang ke Istana untuk asesmen ya, itu tanggal 20 Maret,” ujar Bimo kepada wartawan setelah rapat di Istana Negara, Selasa (20/5/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bimo menegaskan bahwa dirinya bersama Letjen Djaka akan mengisi posisi di Kementerian Keuangan. Namun, dia belum mau mengonfirmasi bahwa dirinya akan menempati posisi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Hanya saja, dalam rapat tersebut, Bimo dan Letjen Djaka mendapatkan arahan dari presiden untuk memperkuat Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai.
“Saya belum bisa mengumumkan ke publik, saya harus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan. Namun, memang ada beberapa hal yang diberi arahan kuat oleh Bapak Presiden untuk melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan agar Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai bisa lebih kuat dalam menjaga penerimaan negara,” ungkap Bimo.