Guncangan Hebat Mengguncang Negeri Para Dewa, Terasa hingga Israel
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa dengan magnitudo 6,1 melanda 82 kilometer wilayah timur laut ibukota Kreta, Heraklion. Gempa tersebut terjadi dengan kedalaman 68 kilometer dan menimbulkan kerusakan pada bangunan di daerah tersebut.

Getaran gempa ini terasa hingga negara-negara tetangga, termasuk Turki, Mesir, dan Israel. Akibat gempa tersebut, sekolah dan kantor di Santorini dan pulau-pulau sekitarnya terpaksa ditutup sementara.

Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mengeluarkan peringatan tsunami yang meliputi wilayah Yunani, Turki, Italia, Prancis, dan Portugal. Pemerintah Yunani juga memberikan instruksi kepada masyarakat dan wisatawan untuk menjauhi wilayah pesisir dan segera mencari tempat yang lebih tinggi.

Meski demikian, dinas pemadam kebakaran Yunani menegaskan bahwa semua personel mereka di Pulau Kreta berada dalam status siaga penuh. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan besar akibat gempa ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, area populer di Yunani telah mengalami ribuan gempa kecil. Wilayah Laut Aegea Yunani memang berada di zona rawan gempa, tempat lempeng tektonik Afrika dan Anatolia bertemu. Namun, gempa sebesar ini belum pernah terjadi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1964.