Jakarta –
Ledakan dahsyat terus mengguncang Gaza seiring dengan dimulainya kembali serangan darat dan udara oleh militer Israel pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Sebelumnya, militer Israel telah mengumumkan aksi darat intensif di kawasan utara dan selatan Jalur Gaza pada Minggu, 18 Mei 2025 sebagai bagian dari Operasi “Gideon’s Chariots”.
Israel melaporkan perluasan operasi ini dengan melakukan serangan udara yang semakin intensif dan mengerahkan pasukan di seluruh wilayah Gaza yang ditargetkan kepada Hamas, termasuk fasilitas penyimpanan persenjataan.
Kementerian Kesehatan Palestina menyampaikan bahwa jumlah korban tewas di Gaza telah mencapai 53.762 orang, dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka dan lebih dari 1 juta penduduk Gaza terpaksa mengungsi.